Jisoo BLACKPINK Dapat Kritikan Kembali Soal Akting di Drama Terbarunya
Instagram/Kim Ji Soo/Instagram
Selebriti

Jisoo BLACKPINK kembali menghadapi kritik atas kemampuan aktingnya dalam drama terbaru.

WowKeren - Jisoo, anggota BLACKPINK, kembali mendapatkan sorotan tajam terkait performa aktingnya setelah perilisan drama terbarunya, memicu perdebatan yang telah berlangsung lama tentang kemampuannya sebagai aktris.

Menurut kolom opini yang dipublikasikan oleh media Korea Selatan, TV Daily, Jisoo terus menerima ulasan negatif sejak debutnya di drama Snowdrop. Artikel tersebut menyoroti bahwa meskipun Jisoo telah mencoba berbagai genre dan peran sepanjang kariernya, gaya aktingnya tetap tidak banyak berubah dan terus menjadi sasaran kritik dari penonton.

Setelah Snowdrop, Jisoo melanjutkan karier aktingnya dengan tampil di proyek-proyek seperti Newtopia dan adaptasi dari Omniscient Reader’s Viewpoint. Meskipun keberaniannya untuk menjelajahi berbagai karakter diakui, banyak kritikus berpendapat bahwa penampilannya seringkali terasa terbatas, terutama dalam hal ekspresi emosional dan penyampaian vokal.

Polemik ini kembali muncul seiring dengan perilisan serial orisinal Netflix, Boyfriend On Demand. Beberapa penonton mengharapkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan aktingnya, namun kritikus berpendapat bahwa penampilannya masih kurang memiliki kedalaman emosional. Menurut kolom tersebut, momen-momen penting yang memerlukan perkembangan emosional yang bertahap justru terasa datar akibat ekspresi wajah yang tertekan dan nada suara yang relatif monoton.

Artikel itu juga menunjukkan momen-momen selama adegan dramatis kunci di mana ketegangan emosional dari cerita terganggu oleh apa yang digambarkan kritikus sebagai penampilan yang kurang meyakinkan. Masalah-masalah ini, menurut komentar tersebut, membuat penonton sulit untuk sepenuhnya terlibat dalam alur cerita.


Diskusi ini semakin memanas ketika konferensi pers produksi drama berlangsung. Karena Jisoo sebelumnya jarang melakukan wawancara media terkait aktingnya, beberapa reporter berharap dia akan membahas kontroversi yang sedang berlangsung dan berbicara tentang usaha yang telah dia lakukan untuk memperbaiki kemampuannya. Namun, ia hanya menyatakan harapan sederhana agar penonton merasa bahwa ia cocok dengan karakter di proyek baru ini.

Bagi sebagian kritikus, respons ini terasa kurang memuaskan, karena mereka mengharapkan penjelasan yang lebih mendetail tentang proses persiapannya atau langkah-langkah yang mungkin diambilnya untuk memperkuat keterampilan aktingnya.

Sutradara Kim Jeong-sik, yang mengarahkan proyek ini, mencoba membela aktris tersebut selama acara tersebut, dengan mengatakan bahwa penonton akan melihat bagaimana “usaha dapat mengatasi bakat.” Namun, kolumnis berpendapat bahwa penonton pada akhirnya menilai penampilan berdasarkan apa yang muncul di layar, bukan pada usaha yang tidak terlihat di balik layar.

Artikel tersebut juga menyoroti bahwa banyak idola yang beralih menjadi aktor telah bekerja keras untuk mengatasi stereotip dengan menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam penampilan mereka. Sebaliknya, kolumnis menyarankan bahwa pemilihan Jisoo yang berulang kali dalam peran utama—meskipun ada kritik yang terus menerus—menimbulkan pertanyaan di kalangan beberapa penonton tentang apakah ketenaran globalnya telah membantunya mendapatkan kesempatan lebih mudah.

Di sisi lain, artikel tersebut mengakui pencapaian Jisoo yang tak terbantahkan sebagai anggota BLACKPINK dan sebagai duta merek global. Pengaruhnya di industri musik dan dunia fashion tetap dihormati secara luas.

Namun, kolom tersebut menyimpulkan bahwa jika Jisoo berniat untuk terus mengejar akting dengan serius, ia pada akhirnya perlu meyakinkan penonton melalui peningkatan yang jelas dalam penampilannya. Jika tidak, perdebatan seputar kemampuan aktingnya mungkin akan terus mengikutinya dalam proyek-proyek mendatang.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait