BLACKPINK menuai kontroversi terkait suara voting yang menurun di acara musik.
- Kamis, 12 Maret 2026 - 16:03 WIB
WowKeren - BLACKPINK baru-baru ini merilis album terbarunya yang berjudul DEADLINE, namun muncul kontroversi terkait penurunan suara voting dari penggemar di acara musik mingguan. Beberapa penggemar dan netizen mempertanyakan apakah popularitas grup wanita global ini mulai menurun. Pertanyaan 'Apakah BLACKPINK tidak lagi memiliki penggemar?' menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas K-pop.
Selama nominasi acara musik terbaru di stasiun televisi Korea, suara voting penggemar untuk BLACKPINK ternyata mencatatkan angka terendah. Misalnya, pada program musik Inkigayo, lagu utama BLACKPINK yang berjudul 'Go' hanya mendapatkan 6 poin suara dari penggemar. Di sisi lain, grup junior IVE berhasil meraih 500 poin dengan lagu 'Bang Bang', sementara grup rookie Hearts2Hearts mengikuti dengan 455 poin untuk lagu 'Rude!'. Situasi serupa juga terjadi di M Countdown, di mana BLACKPINK hanya mendapatkan 11% suara, jauh tertinggal dari 89% yang diraih oleh Hearts2Hearts. Kesenjangan besar ini memicu spekulasi dan komentar negatif yang menyatakan bahwa fandom BLACKPINK tidak lagi aktif mendukung grup dalam kompetisi acara musik.
Namun, reaksi dari banyak penonton netral dan BLINKs justru berbeda. Sebagian besar pendapat menekankan bahwa situasi ini bisa dimaklumi dan tidak perlu menjadi kontroversi besar. Sebagai grup yang telah berkarir selama sepuluh tahun dan memiliki pengaruh global, persaingan untuk meraih trofi mingguan di acara musik Korea tidak lagi menjadi hal yang esensial bagi BLACKPINK. Selain itu, grup ini tidak aktif mempromosikan album di acara musik, dan rilis kali ini lebih dianggap sebagai hadiah bagi penggemar setelah lama tidak ada proyek grup. Dengan semua anggota yang saat ini lebih fokus pada karir solo mereka, bersaing untuk trofi acara musik domestik tidak lagi sejalan dengan arah BLACKPINK saat ini.
Lebih jauh lagi, ketika mempertimbangkan sistem penilaian yang digunakan oleh acara musik, voting penggemar biasanya hanya berkontribusi pada sebagian kecil dari total skor. Kategori penilaian yang lebih menentukan seperti frekuensi tayang, peringkat di chart digital domestik, dan penjualan album fisik tetap sangat kuat untuk BLACKPINK. Faktor-faktor ini sering kali cukup untuk mengamankan skor total yang tinggi tanpa bergantung banyak pada suara penggemar. Komunitas BLINK juga dengan cepat menjelaskan bahwa ada beberapa panggung di mana penggemar memilih untuk tidak memusatkan upaya voting mereka. Contoh yang jelas terjadi baru-baru ini di program Show Champion, di mana penggemar bersatu untuk memberikan suara dan membantu meraih kemenangan yang meyakinkan bagi keempat anggota.
Banyak netizen Korea percaya bahwa unggahan yang mengejek skor voting grup sebenarnya adalah upaya dari para antis untuk merendahkan BLACKPINK dengan fokus pada detail kecil sembari mengabaikan prestasi mereka yang lebih luas. Faktanya, rekor yang dicetak oleh album DEADLINE telah membuktikan status grup yang masih bertahan. Di Amerika Serikat, album ini debut di peringkat ke-6 di Billboard 200, sementara lagu utama 'Go' mencapai peringkat ke-63 di Billboard Hot 100. Di platform streaming Spotify, DEADLINE termasuk dalam empat album dengan debut terbesar awal tahun 2026. Grup ini juga menduduki puncak chart iTunes di 38 negara dan wilayah, sementara video musik 'Go' berada di posisi pertama di chart Global Weekly Top Songs YouTube.
Album ini juga meraih Triple Crown di Circle Chart dan mencatatkan lebih dari 1,77 juta penjualan album fisik dalam minggu pertama di chart Hanteo. Angka luar biasa ini membantu BLACKPINK mencetak sejarah dengan meraih penjualan minggu pertama tertinggi untuk album grup wanita K-pop. Bahkan, pengawasan konstan terhadap grup hanya semakin menyoroti posisi dominan mereka di industri.
Meskipun angka-angka ini mungkin terlihat sedikit lebih rendah dibandingkan rilis sebelumnya, Born Pink, melihat lanskap yang lebih luas dari industri K-pop saat ini menunjukkan bahwa BLACKPINK sebenarnya hanya bersaing dengan prestasi masa lalu mereka sendiri. Pengaruh, status, dan pencapaian mereka tetap berada pada level yang sepenuhnya berbeda dari sebagian besar industri.
Meski ada pendapat yang beragam mengenai kualitas musik dari comeback ini dan kritik dari sebagian publik yang percaya bahwa album dirilis tanpa niat promosi yang kuat, komunitas penggemar grup ini terus mendukung sepenuhnya kembalinya keempat anggota dan menunjukkan antusiasme terhadap comeback terbaru BLACKPINK.
(wk/timw)