Jisoo BLACKPINK terus jadi perdebatan soal kemampuan aktingnya setelah 10 tahun berkarir.
- Jumat, 13 Maret 2026 - 17:38 WIB
WowKeren - Jisoo, anggota BLACKPINK yang kini beralih menjadi aktris, menghadapi perdebatan yang tak kunjung reda mengenai kemampuan aktingnya meskipun sudah berkarir selama 10 tahun. Sejak membintangi drama pertamanya, Snowdrop, Jisoo telah menerima kritik terkait penampilan aktingnya dalam berbagai proyek, termasuk serial Newtopia dan film mendatang, Omniscient Reader: The Prophet, serta komedi romantis terbarunya, Boyfriend on Demand.
Perjalanan akting Jisoo mulai mendapat sorotan setelah ia mengambil peran utama dalam Snowdrop. Kritikan muncul dari sejumlah penonton yang menyoroti cara pengucapan, penyampaian dialog, dan ekspresi wajahnya. Mereka berpendapat bahwa penampilannya terkesan kaku dan kurang memiliki kedalaman emosional.
Reaksi serupa juga muncul saat ia tampil dalam Newtopia, di mana beberapa adegan intens, seperti saat karakternya menghadapi situasi mengancam nyawa yang melibatkan zombie, dinilai tidak meyakinkan atau kurang emosional. Salah satu hal yang diperdebatkan adalah keputusan Jisoo untuk mengambil peran utama sejak awal karir aktingnya, tanpa membangun pengalaman melalui peran pendukung. Beberapa kritikus berpendapat bahwa keputusan ini menambah tekanan pada performanya dan membuat kelemahan lebih terlihat.
Proyek terbarunya, Boyfriend on Demand, merupakan percobaan pertama Jisoo dalam genre komedi romantis. Dalam serial ini, ia berperan sebagai Mirae, seorang seniman webtoon yang merasa lelah secara emosional oleh tekanan kehidupan sehari-hari dan memutuskan untuk menjelajahi cinta melalui layanan kencan virtual. Drama ini mengangkat konsep unik di mana pengguna dapat 'berlangganan' hubungan virtual, memungkinkan Mirae merasakan romansa di dunia digital sambil menjalani kehidupan sehari-hari sebagai pekerja kantoran.
Serial ini disutradarai oleh Kim Jung Sik, yang dikenal melalui proyek seperti Work Later, Drink Now, Strong Girl Nam Soon, dan No Gain No Love. Dalam konferensi pers, sang sutradara menyatakan keyakinannya bahwa dedikasi dan usaha Jisoo dapat membantunya berkembang sebagai aktris.
Beberapa penonton percaya bahwa Jisoo menunjukkan kemajuan dibandingkan peran-perannya sebelumnya, dan bahwa kepribadian ceria Mirae sangat cocok dengan pesona alaminya. Namun, menurut Daum, penampilannya masih mendapatkan ulasan campur aduk, dengan kritik yang menyebutkan bahwa penyampaian suara dan ekspresi emosionalnya terkadang kurang bervariasi.
Perdebatan mengenai Jisoo tidak hanya terbatas pada akting. Sepanjang karirnya bersama BLACKPINK, ia juga beberapa kali dibahas dalam konteks kemampuan vokal dan tari. Beberapa kritikus berargumen bahwa meskipun Jisoo menonjol karena visualnya, kemampuan bernyanyi dan menarinya kadang terlihat kurang menonjol dibandingkan anggota lainnya.
Saat grup merilis proyek solo, media internasional juga menyampaikan pendapat yang beragam. Misalnya, The Times pernah mengomentari bahwa Jisoo mungkin terlihat kurang mencolok dalam rilis solo dibandingkan rekan-rekannya, meskipun karya musiknya memiliki elemen yang menarik.
Penampilan di atas panggung juga memicu perdebatan. Dalam penampilan lagu seperti “Earthquake,” beberapa penonton mengklaim bahwa vokal langsungnya terdengar tidak stabil, sementara gerakan tari yang diperagakannya dinilai kurang dinamis oleh para kritikus.
Suatu ketika pada Desember 2025, klip Jisoo yang menari untuk “How You Like That” menjadi viral di media sosial Korea. Video tersebut menjadi topik trending bukan karena pujian, tetapi karena beberapa penonton menemukan gerakan tersebut tampak canggung atau lucu.
Setelah 10 tahun menjadi bagian dari BLACKPINK, Jisoo perlahan-lahan memperluas karirnya ke dunia akting dan aktivitas individu. Namun, popularitas globalnya juga berarti bahwa setiap langkah dalam karirnya mendapatkan sorotan yang intens. Saat ia terus menjelajahi peluang baru, diskusi publik seputar penampilannya tetap terbelah, dengan penggemar dan kritikus sama-sama mengamati bagaimana karirnya akan berkembang di tahun-tahun mendatang.
(wk/timw)