Jisoo dan Seo In Guk sukses dengan 'Boyfriend on Demand', tetapi wawancara pasca tayang dibatalkan.
- Senin, 16 Maret 2026 - 11:02 WIB
WowKeren - Jisoo dari BLACKPINK dan Seo In Guk sukses besar dengan serial terbaru mereka, 'Boyfriend on Demand', yang berhasil meraih peringkat keempat dalam daftar Global Top 10 Non-English TV Netflix hanya dalam tiga hari setelah dirilis. Meskipun begitu, rencana untuk melakukan wawancara pasca tayang dengan para bintang dan sutradara Kim Jeong Sik dibatalkan, mengecewakan para penggemar yang berharap mendengar cerita di balik layar.
'Boyfriend on Demand' mengisahkan Mi Rae, yang diperankan oleh Jisoo, seorang produser webtoon yang merasa kelelahan dan beralih ke simulasi kencan virtual untuk merasakan cinta. Menurut situs Tudum Top 10 Netflix, serial ini berhasil mencatat 2,6 juta penonton dan 25,6 juta jam tayang, menjadikannya sebagai yang teratas dalam total jam tayang secara global.
Walaupun demikian, baik Jisoo maupun Seo In Guk memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam wawancara pers tradisional, yang dilaporkan disebabkan oleh pertimbangan jadwal. Jisoo saat ini tengah sibuk mempromosikan comeback BLACKPINK setelah grup merilis mini album ketiga mereka, 'DEADLINE', pada 27 Februari lalu. Lagu utama ‘GO’ pun dengan cepat meraih perhatian di tangga lagu global.
Sementara itu, Seo In Guk juga sedang dalam proses syuting drama tvN mendatang berjudul 'See You at Work Tomorrow!' dan mempersiapkan tur pertemuan penggemarnya yang direncanakan pada tahun 2026. Tur pertama, ‘PHASE 1’, akan dimulai pada 24 Maret di Meksiko sebelum melanjutkan ke Chili dan Brasil.
Sutradara Kim Jeong Sik juga langsung melanjutkan ke proyek berikutnya setelah 'Boyfriend on Demand'. Selain itu, serial ini juga menarik perhatian berkat para pemeran pendukung yang berbakat, seperti Lee Soo Hyuk, Seo Kang Jun, Kim Seong Cheol, dan Jay Park. Banyak penonton berharap dapat mendengar lebih banyak mengenai proses casting dan produksi.
Karenanya, dengan adanya berbagai reaksi terhadap penampilan Jisoo dan interpretasi karakternya, beberapa penggemar mengharapkan adanya wawancara penutup untuk memberikan wawasan lebih dalam. Tanpa wawancara tersebut, para pengamat industri merasa siklus promosi terasa sedikit tidak lengkap meskipun pertunjukan ini berhasil secara global.
(wk/timw)