Aaron Judge membandingkan atmosfer WBC dengan World Series, menarik reaksi penggemar.
- Selasa, 17 Maret 2026 - 12:04 WIB
WowKeren - Aaron Judge, kapten tim nasional baseball Amerika Serikat dan pemain bintang New York Yankees, baru-baru ini mengungkapkan bahwa suasana di World Baseball Classic (WBC) jauh lebih mengesankan dibandingkan dengan yang ia alami di World Series. Ia menekankan bahwa semangat para penggemar yang mendukung negara mereka sangat luar biasa dan memberikan pengalaman yang tak ternilai.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Amerika Serikat berhasil mengalahkan tim Republik Dominika dengan skor 2-1 di semifinal WBC yang berlangsung di Londepo Park, Miami pada 16 Maret 2026. Kemenangan ini membawa Amerika Serikat ke final WBC untuk pertama kalinya sejak 2017, dan mereka berharap dapat merebut kembali gelar juara.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Judge mengatakan, “Saya rasa suasana di WBC ini lebih besar dan lebih panas dibandingkan dengan yang saya alami di World Series. Semangat penggemar yang mendukung negara mereka adalah sesuatu yang sangat spesial.” Ia menambahkan bahwa energi dan antusiasme yang ditunjukkan oleh penggemar membuat pengalaman ini sangat berbeda.
Namun, pernyataan Judge tidak semua mendapat sambutan positif. Beberapa penggemar baseball merasa bahwa ia tidak dapat membandingkan kedua acara tersebut secara adil karena belum pernah meraih kemenangan di World Series. Salah satu penggemar menanggapi, "Jika Judge telah memenangkan World Series, ia tidak akan mengucapkan hal tersebut." Penggemar lainnya juga mempertanyakan pendapat Judge, menyoroti bahwa ada pemain lain seperti Bryce Harper yang mungkin memiliki pandangan berbeda.
Di WBC 2026, Judge berperan penting baik dalam serangan maupun pertahanan tim. Ia mencatatkan rata-rata batting 0.261 dengan on-base percentage 0.414 dan slugging percentage 0.565, serta berhasil mencetak dua home run dan lima RBI. Terutama dalam pertandingan melawan Republik Dominika, Judge menunjukkan kemampuan defensifnya dengan melakukan beberapa permainan penting yang membantu timnya keluar dari situasi sulit.
Di inning ketiga, Judge berhasil menghentikan upaya Fernando Tatis Jr. untuk mencuri base dengan lemparan yang cepat dan akurat. Di inning berikutnya, ia juga melakukan tangkapan luar biasa ketika berusaha menangkap bola dari Juan Soto, yang berpotensi menjadi hit. Judge memberikan pujian kepada lawan, “Kadang kala, jika bola menuju pemain luar terbaik seperti J-Rod, kita bisa menyaksikan permainan yang luar biasa seperti itu.”
Permainan berlangsung ketat dengan kedua tim saling bertukar serangan. Republik Dominika memimpin lebih dahulu melalui home run solo dari Junior Caminero. Namun, Amerika Serikat berhasil membalikkan keadaan di inning keempat dengan dua home run berturut-turut dari Gunnar Henderson dan Roman Anthony. Setelah itu, bullpen Amerika Serikat berhasil menjaga keunggulan tersebut dengan membatasi serangan dominika hanya satu run.
Judge juga berperan sebagai pemimpin tim, mendorong semangat rekan-rekannya. Ia mengungkapkan, “Saat kecil, saya membayangkan momen seperti ini ketika bermain bola di halaman belakang rumah. Menikmati momen ini dan merasakan sorakan para penggemar adalah kebahagiaan terbesar bagi seorang pemain baseball.” Ia menambahkan, “Berdiri di lapangan, saya berusaha menikmati setiap detik dan merasakan betapa beruntungnya saya bisa berada di sini.”
Di final, Amerika Serikat akan menghadapi Venezuela, yang sebelumnya mengalahkan Jepang di perempat final dan Italia di semifinal dengan skor 4-2. Jika Amerika Serikat berhasil meraih kemenangan, mereka akan menjadi juara WBC untuk kedua kalinya setelah terakhir kali meraihnya pada 2017.
(wk/timw)