Agensi Lee Jang Woo klarifikasi tuduhan utang restoran yang dikelolanya.
- Rabu, 18 Maret 2026 - 01:35 WIB
WowKeren - Agensi Lee Jang Woo telah mengeluarkan pernyataan resmi untuk menjelaskan situasi terkait tuduhan utang yang melibatkan restoran sundaeguk, Hosukchon, yang diduga dikelola oleh aktor tersebut. Tuduhan ini muncul setelah Dispatch melaporkan bahwa restoran tersebut gagal membayar produk sampingan daging babi yang dikirim, sehingga merugikan perusahaan distribusi hewan ternak.
Menurut laporan tersebut, jumlah utang yang belum dibayar oleh restoran dari November 2023 hingga Mei tahun lalu mencapai 50 juta won (sekitar $33,500). Meskipun sebagian dari jumlah tersebut telah dibayarkan, saldo yang belum dibayar terus bertambah, sehingga total utang mencapai 64 juta won (sekitar $42,900) pada bulan Januari lalu.
Setelah berita ini beredar, agensi Lee Jang Woo mengeluarkan pernyataan resmi yang disertai dengan bukti transfer yang menunjukkan rincian pembayaran Hosukchon kepada Mujin Co., Ltd., yang diduga memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran kepada perusahaan distribusi hewan ternak tersebut.
Dalam pernyataannya, HUNUS Entertainment menjelaskan, "Aktor Lee Jang Woo adalah pemegang saham Hosukchon dan juga terlibat dalam operasionalnya. Hosukchon telah membayar penuh biaya pengiriman kepada Mujin Co., Ltd. sesuai dengan kontrak, dan masalah muncul setelah Mujin tidak dapat membayar kepada Perusahaan A."
Lebih lanjut, mereka menegaskan bahwa tidak ada hubungan kontrak langsung antara Perusahaan A dengan Hosukchon atau Lee Jang Woo, sehingga laporan yang menyebutkan aktor tersebut gagal melakukan pembayaran adalah tidak benar. Agensi juga membantah klaim yang menyatakan bahwa Mujin adalah pemilik Hosukchon, menegaskan bahwa Mujin tidak pernah memiliki saham di restoran tersebut.
"Namun, kami merasa memiliki tanggung jawab moral karena tidak cukup memantau apakah perusahaan perantara akan memenuhi kewajibannya," tambah agensi.
Mengenai upaya pemasok yang mencoba menghubungi Lee Jang Woo melalui media sosial, agensi menjelaskan bahwa aktor tersebut menerima ratusan pesan setiap hari, dan pesan dari akun yang tidak diikuti akan masuk ke dalam kategori "permintaan pesan," sehingga sulit untuk diperiksa dengan segera. "Memang benar bahwa ia tidak dapat memeriksa pesan tersebut secara tepat waktu, tetapi kami menegaskan bahwa ini bukan upaya yang disengaja untuk menghindari atau mengabaikannya," jelas mereka.
Agensi juga menyampaikan penyesalan atas kesalahpahaman yang muncul akibat informasi yang salah, dan berkomitmen untuk memberikan kerjasama yang diperlukan agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik.
(wk/timw)