Keluarga almarhum Kim Saeron dilaporkan mencoba bunuh diri akibat tekanan emosional. Mereka meminta permohonan maaf dari Kim Soohyun.
- Rabu, 18 Maret 2026 - 06:41 WIB
WowKeren - Keluarga almarhum Kim Saeron dilaporkan telah mencoba mengakhiri hidup mereka akibat tekanan emosional yang ekstrem yang disebabkan oleh pihak Kim Soohyun. Menurut laporan New Daily pada 14 Maret, keluarga tersebut berencana untuk menghadiri penayangan grup dari karya terakhir Kim Saeron, 'Everyday, We' di CGV Cheongdam Cine City, Gangnam, Seoul. Namun, mereka tidak dapat hadir setelah salah satu anggota keluarga mencoba bunuh diri di rumah mereka beberapa hari sebelumnya.
Seorang kenalan keluarga menyatakan kepada media, "Hanya ada satu hal yang diinginkan keluarga dari Kim Soohyun. Yaitu, agar dia mengakui semua fakta dan memberikan permohonan maaf yang tulus kepada almarhum." Kenalan tersebut menambahkan dengan penuh kemarahan, "Sebaliknya, Kim Soohyun dan pengacaranya menyebabkan penderitaan yang tak tertahankan bagi keluarga dengan mengklaim bahwa mereka menyebarkan informasi palsu dengan bukti yang dipalsukan."
Menurut kenalan tersebut, "Dua tahun lalu, almarhum merasa seolah-olah keberadaannya ditolak ketika Kim Soohyun membantah hubungan mereka. Selama proses pembayaran biaya penanganan kecelakaan yang dialaminya, dia kembali meneteskan air mata dan darah karena tindakan agensi Kim Soohyun." Mereka juga menambahkan, "Bahkan seratus permohonan maaf pun tidak akan cukup, namun sekarang mereka melaporkan keluarga yang berduka sebagai penjahat. Ini sangat tidak dapat dipercaya." Kenalan itu juga menyatakan bahwa anggota keluarga telah mencoba mengakhiri hidup mereka beberapa kali sebelumnya.
Terakhir, kenalan tersebut memohon, "Ini adalah situasi yang sangat serius. Tolong hentikan kritik dan penghinaan terhadap keluarga yang berduka." Kim Saeron ditemukan meninggal di rumahnya di Seongdong-gu, Seoul, pada 16 Februari tahun lalu, yang kebetulan juga merupakan hari ulang tahun Kim Soohyun yang ke-37. Pada bulan Maret lalu, keluarga almarhum mengklaim melalui saluran YouTube 'Gaseyeon' bahwa Kim Saeron telah menjalin hubungan dengan Kim Soohyun selama lima tahun, dimulai pada tahun 2016 ketika dia berusia 15 tahun.
Keluarga tersebut menuntut pengakuan dan permohonan maaf publik yang tulus dari Kim Soohyun, namun pihak Kim Soohyun membantah klaim tersebut, menyatakan bahwa mereka hanya berkencan dari musim panas 2019 hingga musim gugur 2020, setelah Kim Saeron menjadi dewasa. Diketahui juga bahwa Kim Saeron mengalami stres berat selama hidupnya, termasuk diminta untuk membayar penalti sebesar 700 juta KRW oleh agensi lamanya, Gold Medalist, yang juga merupakan agensi Kim Soohyun, setelah insiden DUI pada Mei 2022.
Kim Soohyun telah mengajukan gugatan dengan tuntutan kerugian sebesar 12 miliar KRW terhadap keluarga yang berduka dan 'Gaseyeon'. Keluarga tersebut juga telah mengajukan gugatan balasan kepada Kim Soohyun atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak dan tuduhan palsu. Kedua pihak masih melanjutkan perjuangan hukum mereka. Pada 13 Maret, pihak Kim Soohyun sekali lagi membantah tuduhan berkencan dengan seorang remaja selama persidangan dalam gugatan kerugian terpisah yang diajukan oleh merek kosmetik A.
(wk/timw)