Denada berbagi cerita tentang hubungannya dengan Ressa yang disimpan rapat dan kesedihannya setelah kehilangan ibunya.
- Rabu, 18 Maret 2026 - 07:32 WIB
WowKeren - Penyanyi Denada baru-baru ini mengungkap hubungan emosionalnya dengan putranya, Ressa Rizky Rossano, yang selama ini disimpan rapat. Dalam sebuah wawancara, Denada menyatakan bahwa meskipun ia tidak selalu hadir di samping Ressa, ia selalu memperhatikan dari jauh. 'Aku tetap ada, walaupun aku enggak muncul, tapi aku tetap ada,' ungkap Denada di program Feni Rose Official. Ia menambahkan, 'Aku ngelihatin dia dari jauh. Dia pasti enggak tahu.'
Denada menggambarkan momen-momen saat ia tidak bisa bersama Ressa, terutama ketika Ressa masih bayi. Saat itu, ia sering menghubungi ibunya hanya untuk mendengarkan suara tangisan putranya. 'Kalau misalnya aku lagi kangen, aku suka telepon ibu. Aku cuma minta tolong ibu. Kalau lagi nangis, ditaruh hapenya di sebelah, aku cuma dengerin doang, dengerin nangisnya dia untuk ngobatin kangen aku,' jelasnya.
Meskipun tidak selalu bisa berada di sisi Ressa, Denada berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya. 'Cukup enggak? Enggak, enggak cukup. Aku seharusnya lakukan lebih dari itu dan itu kesalahanku,' akunya sambil terisak. Ia juga rutin mengirimkan uang bulanan untuk kebutuhan Ressa melalui ibunya dan tante Ratih, istri dari om kandung Denada.
Denada juga mengungkapkan bahwa ia selalu siap membantu Ressa, terutama dalam hal pendidikan. Ketika ia mendengar bahwa Ressa tidak melanjutkan kuliah karena nilainya tidak memenuhi syarat, Denada sempat menawarkan untuk membiayai kuliah Ressa di Jakarta. Namun, Ressa menolak tawaran tersebut dan memilih untuk kuliah di Surabaya. 'Saat itu lah memang Denada sempat tak membalas pesan dari Ressa,' tambahnya.
Melihat Ressa bahagia bersama keluarga dari adik ibunya, Denada merasa senang namun juga sedih. Ia tidak ingin merusak kebahagiaan Ressa dengan mengungkapkan statusnya sebagai ibu. Selama ini, Denada mengandalkan ibunya sebagai penghubung dengan Ressa, namun semuanya berubah setelah Emilia Contessa, ibunya, meninggal dunia.
Setelah kehilangan ibunya, Denada merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan Ressa. 'Pada saat mama meninggal tuh aku langsung kayak 'oh oke, berarti aku enggak punya yang bantu aku lagi nih untuk ngomong sama dia (Ressa),' kata Denada. 'Makanya aku berusaha untuk reach Ressa waktu itu, aku berusaha untuk ngobrol, deketin dia pelan-pelan,' sambungnya. Kini, Denada berusaha untuk lebih dekat dengan putranya dan mengatasi kesedihan yang ia rasakan.
(wk/timw)