Drama 'Still Shining' sukses masuk Top 3 Netflix namun rating TV JTBC hanya 1%, soroti tren penonton beralih ke streaming.
- Jumat, 20 Maret 2026 - 11:36 WIB
WowKeren - Drama JTBC terbaru "Still Shining" yang dibintangi Park Jin Young dan Kim Min Ju menunjukkan dua sisi yang bertolak belakang. Meski sukses menduduki peringkat Top 3 Netflix, rating penayangan televisinya justru bertahan di kisaran rendah 1%, melanjutkan pola sulit yang dialami slot drama Jumat stasiun tersebut sejak diluncurkan tahun lalu.
Setelah empat episode tayang, "Still Shining" mencatat rating tertinggi 2,1% untuk episode perdana pada 13 Maret 2026. Namun, angka tersebut turun menjadi 1,7% di episode kedua, sebelum terjun lebih dalam ke 1,2% untuk episode ketiga dan keempat yang tayang pada 20 Maret 2026. Alih-alih membangun momentum, drama ini justru mengikuti tren penurunan yang sama seperti drama-drama Jumat sebelumnya di slot waktu yang sama.
Pola yang lebih luas ini semakin menjadi bahan pembicaraan. Dilaporkan, keempat drama yang dirilis di bawah blok "JTBC's Friday Series" sejauh ini kesulitan menembus rating tradisional. Judul-judul sebelumnya juga rata-rata bertahan di kisaran 1% hingga 2% dan gagal menembus angka 4%.
Banyak pihak kini menunjuk pada penjadwalan itu sendiri sebagai masalah utama. "JTBC's Friday Series" menayangkan dua episode berturut-turut setiap Jumat pukul 20.50, sebuah format yang menurut beberapa kritikus tidak sesuai dengan kebiasaan menonton penonton muda masa kini.
Kritikus budaya pop Kim Sung Soo mengatakan format tayang beruntun itu tampaknya dirancang untuk penontonan gaya binge-watching, namun berargumen bahwa itu tidak sepenuhnya berhasil karena penonton tidak bisa memilih waktu menonton sendiri jika siarannya tetap di malam Jumat. Dia juga mencatat bahwa Jumat malam bukan slot waktu yang kuat bagi audiens muda untuk menonton secara langsung.
Di saat yang sama, dia menyarankan bahwa drama seperti "Still Shining" mungkin memang lebih cocok untuk platform OTT daripada TV siaran langsung, yang membantu menjelaskan mengapa pertunjukan itu berkinerja jauh lebih baik di Netflix daripada di siaran tradisional.
Dengan "Still Shining" saat ini masuk peringkat Top 3 Netflix meski rating di JTBC tetap di kisaran 1%, drama ini menjadi contoh nyata bagaimana popularitas streaming dan rating siaran kini bisa menceritakan dua kisah yang sangat berbeda.
(wk/timw)