Kritikan terhadap LE SSERAFIM muncul setelah konser BTS di Gwanghwamun, Korea Selatan.
- Rabu, 25 Maret 2026 - 12:35 WIB
WowKeren - Konser gratis BTS di Gwanghwamun, Seoul pada 21 Maret 2026 memicu perdebatan di kalangan netizen mengenai jumlah penonton yang hadir. Tak terduga, grup perempuan LE SSERAFIM sebagai rekan satu label dengan BTS di HYBE, menjadi sasaran kritik terkait konser mereka di Tokyo Dome.
Setelah BTS menyelesaikan konser megah mereka, netizen mulai berkomentar bahwa jumlah penonton yang hadir jauh dari ekspektasi. Hal ini memicu perbandingan dengan konser LE SSERAFIM yang diadakan tahun lalu di Tokyo Dome, di mana mereka juga menggelar pertunjukan dalam dua hari berturut-turut sebagai bagian dari tur Easy Crazy Hot.
Meski berhasil menunjukkan popularitas mereka di Jepang, konser LE SSERAFIM tidak lepas dari kontroversi. Beberapa penonton mengklaim bahwa venue tidak terisi penuh, mengindikasikan bahwa HYBE mungkin memiliki pola dalam membesar-besarkan jumlah penonton untuk semua artis mereka.
Klip dari konser tersebut kembali viral di media sosial, terutama di kalangan netizen Jepang. Banyak yang mengeluhkan bahwa terdapat kursi kosong di lantai dua selama konser LE SSERAFIM, yang kemudian memicu spekulasi bahwa HYBE berusaha menutupi hal ini.
Dalam tanggapan terhadap kritik tersebut, netizen di komunitas Korea berkomentar, "Mereka seharusnya mengadakan pertunjukan BTS di sana saja." dan "Apakah itu bukan kursi dengan pandangan terbatas?". Banyak yang menunjukkan bahwa kursi tersebut terlalu luas untuk dikategorikan sebagai kursi dengan pandangan terbatas, yang semakin memperkeruh situasi.
Seorang pengguna menambahkan, "HYBE biasanya banyak mengeluarkan rilis pers setelah acara seperti ini, tetapi tampaknya mereka hanya sedikit merilis artikel mengenai konser Tokyo Dome. Itu membuat saya bertanya-tanya, mengapa? Ini bisa jadi penjelasan untuk itu."
Sejumlah netizen berpendapat bahwa jika sesuatu mendapatkan resepsi yang buruk di Korea, maka dalam waktu tertentu, hal tersebut juga akan berujung pada resepsi buruk di luar negeri. "Karena mereka mengumpulkan segala sesuatu yang diposting di komunitas online Korea," ungkap salah satu pengguna.
Lebih lanjut, ada yang mencatat bahwa terdapat bagian kursi dengan pandangan terbatas yang bahkan tidak dibuka untuk umum. "Apa ini nonsense tentang memanipulasi narasi berdasarkan video yang direkam saat artis keluar? Kalian benar-benar terjun ke titik terendah yang bisa dibayangkan," tambahnya.
Berikut video yang diunggah mengenai situasi tersebut...
(wk/timw)