Tim hukum Danielle NewJeans mengklaim ADOR sengaja menunda gugatan yang merugikan kariernya.
- Kamis, 26 Maret 2026 - 10:33 WIB
WowKeren - Danielle, anggota grup K-Pop NewJeans, kini terlibat dalam gugatan hukum senilai 43 miliar won (sekitar $28,5 juta) yang diajukan oleh ADOR. Tim hukum Danielle mengklaim bahwa ADOR sengaja memperlambat proses hukum ini, yang mengancam kariernya sebagai seorang idol, dalam sidang pertama yang berlangsung pada 26 Maret di Pengadilan Distrik Pusat Seoul.
Dalam pernyataan resmi mereka, tim hukum Danielle menekankan pentingnya penyelesaian cepat dari kasus ini. Mereka menyatakan, “Gugatan yang berkepanjangan pasti akan merugikan Danielle. Ini adalah periode paling menentukan dalam kariernya sebagai idol. ADOR, sebagai agensi manajemen, sangat menyadari hal ini dan tampaknya sengaja menunda proses hukum.”
Selain itu, tim hukum Danielle juga menyoroti bahwa gugatan tersebut tidak hanya menargetkan Danielle, tetapi juga ibunya yang tidak memiliki kaitan hukum dengan kontrak eksklusif, serta Min Hee Jin, mantan CEO ADOR. Mereka meminta agar kasus ini segera ditangani, mengingat sebagian besar bukti sudah disampaikan. “Isu-isu ini sudah jelas, dan tidak ada alasan untuk memperpanjang kasus ini. Kami meminta agar kasus ini diproses dengan cepat dan intensif,” tambah mereka.
Gugatan ini diajukan oleh ADOR pada Desember 2024 setelah pemutusan kontrak eksklusif Danielle. Saat itu, ADOR menyatakan bahwa mereka akan menjadikan Min Hee Jin dan anggota keluarga Danielle bertanggung jawab secara hukum karena dianggap telah menyebabkan sengketa dan menunda kembalinya NewJeans.
Sebelumnya, anggota NewJeans sempat meminta pemulihan Min Hee Jin setelah pemecatannya yang terjadi akibat konflik dengan HYBE, namun permohonan tersebut ditolak. Pada November 2024, anggota grup mengklaim bahwa kontrak mereka telah dihentikan karena pelanggaran kontrak oleh ADOR. ADOR membantah klaim tersebut dan mengajukan gugatan untuk mengonfirmasi bahwa kontrak masih berlaku, dan pengadilan memutuskan mendukung ADOR.
Sejak saat itu, Haerin dan Hyein telah mengumumkan kembalinya mereka melalui ADOR, sementara Hanni juga telah kembali. Minji masih dalam diskusi mengenai kepulangannya, sedangkan ADOR telah memberi tahu Danielle bahwa kontrak eksklusifnya telah dihentikan.
Kasus ini ditangani oleh Divisi Penyelesaian Sipil 31, pengadilan yang sama yang sebelumnya memutuskan mendukung mantan CEO Min Hee Jin dalam gugatan pembayaran saham terhadap HYBE, yang memerintahkan HYBE untuk membayar 25,5 miliar won (sekitar $17 juta). Dengan latar belakang ini, baik industri hukum maupun musik kini mengawasi dengan seksama bagaimana pengadilan akan memutuskan sengketa baru ini.
(wk/timw)