Soyou berbagi perubahan tubuhnya setelah diet, termasuk rasa dingin yang lebih sering.
- Jumat, 27 Maret 2026 - 09:32 WIB
WowKeren - Penyanyi Soyou baru-baru ini membagikan pengalaman dan perubahan yang dialaminya setelah menjalani diet. Dalam video terbaru di channel YouTube-nya, ia mengungkapkan bahwa setelah berhasil menurunkan berat badan, ia kini lebih mudah merasa kedinginan.
Pada tanggal 23 Maret 2026, Soyou mengunggah video berjudul "They say moxibustion rooms are trending these days? | Soyou's detox reveal". Dalam video tersebut, ia menjelaskan bahwa ia mencoba moksibusi sebagai bagian dari tren wellness yang kini digandrungi, terutama oleh Generasi Z. "Wellness kini sedang tren. Ternyata, ruangan moksibusi menjadi bagian dari gaya hidup sehat di kalangan Gen Z," ujarnya.
Saat menjalani moksibusi dengan bantal kacang merah yang diletakkan di bahu dan telapak kakinya, Soyou menyatakan, "Pengalaman ini sangat relaks. Apakah saya boleh tidur selama ini?". Ia juga berbagi bagaimana tubuhnya berubah setelah menurunkan berat badan, di mana ia kini merasa lebih mudah kedinginan dibandingkan sebelumnya. "Saya biasanya tidak menyalakan pemanas di musim dingin. Setelah menurunkan berat badan, konstitusi tubuh saya berubah, sehingga saya lebih mudah merasa dingin sekarang," tambahnya.
Dalam video tersebut, Soyou menyebutkan bahwa secara medis disarankan untuk tidur dalam suhu antara 18-19°C yang dapat membantu proses penurunan berat badan. Ia juga mengungkapkan ketertarikan barunya terhadap wellness, "Saya sangat suka Bali. Setelah berolahraga di gym, ada sauna basah dan kering serta kolam renang. Jika saya masuk ke dalam bak es dan kemudian menggunakan sauna secara bergantian, saya merasa energi saya meningkat," ungkapnya.
Menanggapi pertanyaan tim produksi mengenai perubahan tingkat keringatnya setelah transformasi tubuh, Soyou menjawab, "Saya sudah menambah sedikit berat badan kembali, jadi saya pikir tingkat keringat saya juga kembali seperti semula." Ia juga mengenang pengalaman manajemen kesehatan yang pernah dilaluinya, seperti mencoba terapi enzim saat cuaca panas, di mana ia merasakan sensasi tertekan namun bertahan, serta kesulitan saat menggunakan air garam.
Sebelumnya, Soyou juga mengungkapkan bahwa ia telah berhasil menurunkan sekitar 20 kg berat badannya. Perjalanannya ini menunjukkan dedikasinya dalam menjaga kesehatan dan penampilan, serta ketertarikan yang semakin besar terhadap gaya hidup sehat.
(wk/timw)