BTS: Identitas K-Pop Terancam Saat Target Pasar Global di Era Baru
Instagram/BTS/Instagram
Musik

BTS menghadapi dilema identitas K-Pop saat meluncurkan album baru dan memulai tur dunia.

WowKeren - Di tengah kesuksesan global yang terus berkembang, BTS kini menghadapi perdebatan mengenai identitas K-Pop mereka. Sebuah laporan terbaru dari BBC menyoroti bahwa dengan semakin meluasnya jangkauan internasional, musik BTS dianggap mulai menjauh dari gaya K-Pop tradisional.

Perdebatan ini muncul seiring perilisan album penuh kelima mereka yang berjudul ‘Arirang’. Beberapa pilihan musik dalam album ini mendapat reaksi beragam dari penggemar. Salah satu lagu dalam album tersebut mengandung elemen dari lagu rakyat Korea tradisional 'Arirang', yang memicu diskusi sengit, sementara lagu utama 'Swim' yang sepenuhnya dinyanyikan dalam bahasa Inggris juga mendapatkan kritik dari sebagian pendengar.

BBC mencatat bahwa beberapa penggemar mengungkapkan kekhawatiran bahwa strategi grup yang 'menargetkan pasar Barat' dapat 'melemahkan identitas musik mereka'. Namun, laporan tersebut juga menekankan bahwa BTS sedang berusaha menyeimbangkan berbagai aspek, seperti tradisi dan gaya modern, serta visi artistik dan daya tarik global.


Meski perdebatan ini ada, pencapaian BTS tetap mengesankan. BBC menggambarkan tur dunia baru mereka yang bertajuk ‘Arirang’ sebagai 'yang terbesar dalam sejarah K-Pop', menegaskan dampak global yang terus mereka miliki.

Ketua HYBE, Bang Si Hyuk, juga memberikan tanggapan mengenai perubahan ini, menyebut album tersebut sebagai 'BTS 2.0' dan menjelaskan, 'Proyek ini bukan hanya sekadar perpanjangan, tetapi deklarasi tentang era baru', menegaskan evolusi dan arah grup.

BTS dijadwalkan memulai tur dunia berskala besar yang dimulai di Goyang, mencakup 34 kota dan total 85 pertunjukan, yang semakin membuktikan keberadaan mereka yang kuat di panggung dunia.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait