Andy Robertson mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Liverpool setelah 9 tahun berkarir.
- Jumat, 10 April 2026 - 08:07 WIB
WowKeren - Andy Robertson, bek kiri andalan Liverpool, telah resmi mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan klub setelah musim 2025/2026 berakhir. Keputusan ini diambil setelah sembilan tahun berkarir di Anfield dan menyaksikan banyak momen bersejarah bersama tim.
Melalui pesan video yang diunggah di situs resmi klub, Robertson mengungkapkan, "Sekarang adalah waktu yang tepat untuk mencari jalan baru. Saya akan selalu tersenyum ketika mengingat sembilan tahun terakhir ini." Pernyataan ini muncul setelah pengumuman serupa dari rekan satu timnya, Mohamed Salah, yang juga akan meninggalkan Liverpool setelah musim ini.
Karir Robertson di Liverpool sangat mengesankan. Ia bergabung dari Hull City pada 2017 dengan biaya transfer hanya 8 juta poundsterling. Sejak saat itu, ia telah mencatatkan 373 penampilan, mencetak 13 gol dan memberikan 69 assist. Di bawah manajer Jürgen Klopp, ia menjadi salah satu bek terbaik di dunia, berkontribusi besar dalam kesuksesan tim meraih berbagai trofi, termasuk dua gelar Premier League dan UEFA Champions League.
Keberhasilan Robertson tak terlepas dari kemitraannya dengan Trent Alexander-Arnold, yang dikenal sebagai "duo bek sayap yang menakutkan". Kombinasi keduanya dianggap telah mengubah dinamika permainan modern dengan kemampuan menyerang yang luar biasa.
Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan taktik di klub, posisi Robertson mulai terancam. Di bawah pelatih baru, Arne Slot, ia mengalami persaingan ketat dengan Miloš Kerkéz, yang berpengaruh pada waktu bermainnya. Musim ini, ia hanya tampil sebagai starter dalam 6 pertandingan liga, dan sempat hampir pindah ke Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim dingin yang lalu.
Robertson menunjukkan sikap rendah hati saat membahas warisannya, menyatakan, "Apakah saya akan diingat sebagai legenda Liverpool, itu bukan keputusan saya. Yang terpenting, saya telah memberikan segalanya untuk mengembalikan tim ke jalurnya." Mantan pemain tim nasional Skotlandia, Pat Nevin, juga mendukung keputusan Robertson, menekankan bahwa ia masih memiliki kemampuan untuk bermain di level tinggi dengan 30-40 pertandingan per musim.
Kehilangan Robertson bertepatan dengan kepergian Salah, yang juga merupakan simbol kesuksesan Liverpool dalam dekade terakhir. Keduanya bergabung pada musim yang sama dan telah menciptakan banyak kenangan indah di Anfield. Salah, yang mencetak lebih dari 250 gol selama kariernya di Liverpool, juga mengalami penurunan performa dan memutuskan untuk mencari tantangan baru.
Perpisahan dua bintang ini menandai akhir dari era keemasan Liverpool yang telah mendominasi sepak bola Inggris dan Eropa. Dengan kepergian Robertson dan Salah, Liverpool kini menghadapi tantangan besar dalam membangun kembali tim dan mencari pengganti yang tepat untuk melanjutkan tradisi kesuksesan.
(wk/timw)