Persaingan Ketat di V-League: Penjelasan Kontroversi Pelatih Setelah Final
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

Dua pelatih berbicara tentang kontroversi dan persaingan setelah final V-League.

WowKeren - Setelah pertandingan final V-League 2025-2026 yang berlangsung pada 10 April 2026 di Incheon, pelatih dari dua tim, 대한항공 (Korea Air) dan 현대캐피탈 (Hyundai Capital), saling memberikan pernyataan mengenai kontroversi yang terjadi. 대한항공 berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1, mencatatkan gelar juara kelima mereka dan menciptakan sejarah baru dengan meraih 'treble' dalam satu musim.

Pelatih 현대캐피탈, Philippe Blanc, dalam konferensi pers pasca pertandingan mengungkapkan, "대한항공 adalah tim yang pantas menjadi juara. Saya berusaha untuk berjuang hingga akhir, tetapi terlihat bahwa ada batasan fisik pada pemain-pemain saya." Ia menambahkan, "Sangat disayangkan kami tidak bisa melangkah lebih jauh meskipun hanya satu langkah lagi. Selamat kepada 대한항공 atas kemenangan ini."

Meski kalah, 현대캐피탈 menunjukkan perlawanan yang kuat, terutama setelah berhasil menang di dua pertandingan yang digelar di kandang mereka, membuat pertandingan final berlanjut hingga laga kelima. Blanc juga mengungkapkan kekecewaannya akibat insiden di pertandingan kedua, di mana timnya merasa dirugikan oleh keputusan wasit pada momen krusial saat melakukan servis.


Sementara itu, pelatih 대한항공, 헤난 달 조토, menyatakan, "Kami tidak pernah terpengaruh oleh faktor eksternal. Saya menghormati Philippe Blanc, tetapi saya percaya bahwa 대한항공 lebih berhak untuk menang. Kami telah menunjukkan konsistensi dengan meraih gelar di berbagai kompetisi tahun ini." Ia menekankan bahwa timnya fokus pada permainan dan tidak terpengaruh oleh kontroversi yang ada.

Kontroversi yang disebutkan oleh Blanc berawal dari sebuah keputusan di set kelima pertandingan kedua, di mana servis dari pemain utama mereka, 레오나르도 레이바 마르티네스, dinyatakan keluar meskipun mereka merasa sebaliknya. Setelah pertandingan, 현대캐피탈 mengajukan protes namun keputusan wasit tetap tidak berubah.

Blanc mengekspresikan rasa frustrasinya dengan mengatakan, "Saya merasa kemenangan kami dicuri. Kami seharusnya menjadi juara tidak resmi." Ini menunjukkan betapa emosionalnya momen tersebut bagi timnya, dan mereka berusaha untuk mengatasi kekecewaan tersebut.

Di sisi lain, 헤난 달 조토 menegaskan bahwa timnya telah bekerja keras dan percaya bahwa mereka memang tim yang lebih baik. "Kami adalah satu tim dan kami memiliki cukup kemampuan untuk meraih kemenangan ini," ujarnya dengan penuh percaya diri.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait