Kemenangan Dramatis FC Seoul: Klimalah Ungkap Perubahan Mental Tim
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

FC Seoul meraih kemenangan dramatis atas Jeonbuk, Klimalah berbicara tentang perubahan tim.

WowKeren - FC Seoul berhasil meraih kemenangan sensasional 1-0 atas Jeonbuk Hyundai di pertandingan K League 1 2026 yang berlangsung pada 11 April di Stadion World Cup, Sangam. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Klimalah di menit-menit akhir pertandingan, mengakhiri rentetan 9 tahun tanpa kemenangan di kandang melawan Jeonbuk. Kemenangan ini juga menandai berakhirnya tiga kemenangan beruntun Jeonbuk.

Usai pertandingan, Klimalah yang terpilih sebagai pemain terbaik mengungkapkan, "Ini adalah pertandingan yang sangat sulit. Kami mempersiapkan diri dengan baik sebelum menghadapi Jeonbuk. Hari ini, kami bermain dengan cara yang sedikit berbeda dengan memanfaatkan long ball lebih banyak dari yang kami duga. Jeonbuk tampil agresif, tetapi kami mampu mengatasi situasi itu. Kami percaya jika kami bertahan hingga akhir tanpa kebobolan, peluang akan datang. Kami sangat senang bisa menang tanpa menyerah hingga detik terakhir. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, bukan hanya individu."

Saat ditanya mengenai perbedaan antara musim ini dengan musim lalu, Klimalah memberikan pendapat yang cukup tegas. Ia mengatakan, "Secara pribadi, saya tidak bisa membandingkan musim ini dengan yang lalu. Musim lalu, saya mengalami cedera dan tidak bisa berkontribusi secara maksimal. Tahun ini, banyak hal telah berubah. Saya merasa pemain di setiap posisi kini memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar. Tahun lalu, ada Lingard yang sangat baik, dan mungkin ada anggapan di antara pemain lain bahwa 'dia akan menyelesaikannya'. Namun sekarang, semua pemain bertanggung jawab di setiap pertandingan."


Dengan pernyataan tersebut, Klimalah menegaskan bahwa tim sebelumnya terlalu bergantung pada Lingard, yang telah meninggalkan FC Seoul. Musim lalu, Lingard menjadi tumpuan tim, sehingga pemain lain cenderung mengandalkan kemampuannya untuk mendapatkan hasil. Kini, setelah kepergian Lingard, para pemain mulai menunjukkan rasa tanggung jawab yang lebih besar untuk meraih hasil positif.

Tentunya, performa Klimalah saat ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan musim lalu, yang dipenuhi dengan kekecewaan. "Musim ini memiliki emosi pribadi yang kuat bagi saya. Pelatih yang merekrut saya dan orang-orang yang percaya pada saya sudah banyak, tetapi saya mengalami cedera dan tidak bisa membalas kepercayaan itu. Saya merasa sedih dan harga diri saya tertekan. Oleh karena itu, saya ingin membayar kepercayaan yang diberikan kepada saya. Pelatih selalu menunjukkan kepercayaan besar kepada saya, dan ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan dengan seorang pemain yang tidak banyak bermain. Selain pelatih, saya juga ingin berterima kasih kepada semua orang di sekitar yang telah mendukung saya," tambahnya.

Klimalah juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada rekan setimnya, Yazan, yang memberikan assist untuk golnya. "Saya sudah berjanji untuk mengucapkan terima kasih kepada Yazan di konferensi pers. Jika kita melihat kembali momen gol, semuanya berjalan dengan sangat baik," kenangnya.

Saat ditanya tentang ambisi untuk menjadi pencetak gol terbanyak, Klimalah menjawab, "Sebagai seorang penyerang, memiliki ambisi untuk menjadi pencetak gol terbanyak adalah hal yang wajar. Namun, saya bukan tipe yang terlalu fokus pada gol pribadi. Ketika saya mengutamakan tujuan pribadi, itu tidak pernah berjalan baik. Saya ingin menunjukkan dedikasi saya untuk tim. Meskipun ini adalah pertandingan yang sulit, saya senang bisa mencetak gol yang diharapkan tim. Tentu saya ingin menjadi pencetak gol terbanyak, tetapi saya akan melihat situasi saat musim berakhir," pungkasnya.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!