Tim sepak bola wanita Jepang mengubah kebijakan seragam untuk kenyamanan pemain.
- Senin, 13 April 2026 - 00:37 WIB
WowKeren - Tim nasional sepak bola wanita Jepang baru saja mengumumkan perubahan penting dalam kebijakan seragam mereka, dengan melarang penggunaan celana putih. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap keluhan yang disampaikan oleh para pemain mengenai ketidaknyamanan yang ditimbulkan saat berlatih dan bertanding.
Menurut laporan dari portal berita Jepang, 'Yahoo Japan', perubahan ini muncul setelah proyek mendengarkan suara para pemain yang dilaksanakan oleh liga sepak bola wanita Jepang (WE League) pada tahun lalu. Proyek ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi para pemain wanita, terutama setelah meningkatnya jumlah pemain muda yang berhenti bermain sepak bola.
Survei yang dilakukan di salah satu tim sepak bola sekolah menengah terkuat, Fujieda Junshin High School, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama berhentinya pemain adalah masalah dengan celana seragam putih, di mana banyak pemain mengeluhkan terlihatnya pakaian dalam mereka saat beraksi di lapangan. Hal ini tentu saja menjadi masalah serius bagi kenyamanan dan kepercayaan diri pemain.
Chikaga Yukari, seorang direktur di WE League, menyatakan dalam sebuah wawancara, "Situasi di mana perempuan kesulitan untuk terus bermain sepak bola masih ada hingga kini. Menginformasikan tentang kondisi sepak bola wanita sangatlah berarti. Kami ingin menciptakan lingkungan di mana mereka bisa berbicara tanpa ragu." Dengan pernyataan ini, dia menekankan pentingnya meningkatkan kondisi dan dukungan bagi sepak bola wanita.
WE League merespons dengan cepat, dan setelah diskusi di antara para pemangku kepentingan, mereka memutuskan untuk mengganti semua celana seragam putih di Fujieda Junshin High School menjadi warna hitam. Yang menarik, langkah ini tidak hanya berdampak pada level sekolah, tetapi juga menyentuh tim nasional wanita Jepang.
Sejak Februari lalu, tim nasional Jepang juga diketahui telah melarang penggunaan celana putih sebagai seragam resmi mereka. Ini merupakan langkah progresif yang menunjukkan bahwa perhatian terhadap kenyamanan pemain dapat membawa perubahan besar dalam dunia olahraga.
Perubahan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak perempuan untuk berpartisipasi dalam sepak bola, dengan mengurangi stigma dan rasa tidak nyaman yang mungkin mereka rasakan saat berpakaian sesuai dengan seragam standar yang tidak mendukung.
(wk/timw)