Eric Lauer, mantan pemain KIA, mengungkapkan ketidakpuasan terhadap strategi timnya di Toronto Blue Jays.
- Minggu, 19 April 2026 - 05:04 WIB
WowKeren - Pemain bisbol Eric Lauer, yang sebelumnya bermain untuk KIA Tigers, baru-baru ini menarik perhatian publik setelah meluapkan ketidakpuasannya terkait strategi tim Toronto Blue Jays. Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Lauer menyatakan bahwa ia tidak dapat menerima metode penggunaan pitcher opener yang diterapkan oleh timnya saat pertandingan melawan Arizona Diamondbacks pada 18 April 2026.
Pada pertandingan tersebut, Lauer masuk menggantikan Braden Fisher yang memulai sebagai opener dan berhasil menyelesaikan 5 inning meskipun harus kebobolan 3 run, termasuk satu home run dari Nolan Arenado. “Saya tidak suka dengan strategi ini. Jujur saja, saya tidak bisa bertahan dengan cara ini,” ungkap Lauer. Ia menjelaskan bahwa rutinitas seorang starting pitcher sangat penting, dan strategi opener ini justru merusak ritme yang telah dibangun.
Pernyataan Lauer ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, ia juga menyampaikan ketidakpuasan terkait kontraknya. Ia meminta gaji 575 ribu dolar, namun setelah melalui proses arbitrase, ia hanya mendapatkan 440 ribu dolar. “Saya berharap situasi ini tidak terus berlanjut, tetapi itu bukanlah keputusan yang ada di tangan saya,” tambahnya.
Sejak bergabung dengan Toronto, Lauer diharapkan dapat memberikan kontribusi positif setelah sebelumnya tampil di KBO League dengan KIA Tigers. Meskipun ia memiliki pengalaman 120 pertandingan di Major League Baseball, performanya di KBO tidak memenuhi ekspektasi dengan catatan 2 kemenangan dan 2 kekalahan serta ERA 4.93 dalam 7 pertandingan.
Setelah meninggalkan KIA, Lauer mendapatkan kontrak minor league dengan Toronto dan berhasil menunjukkan performa yang impresif di spring training, hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bermain sebagai starting pitcher setelah beberapa starter tim mengalami cedera. Hingga saat ini, catatan musimnya adalah 9 kemenangan dan 2 kekalahan dengan ERA 3.18 di 28 pertandingan, termasuk tampil di World Series.
Namun, ketidakpuasan Lauer terhadap strategi timnya bisa menjadi sinyal bahwa hubungan antara dia dan manajemen Toronto mungkin sedang dalam masalah. Apakah Lauer akan bertahan ataukah akan ada perubahan besar dalam kariernya di MLB? Hanya waktu yang akan menjawab.
(wk/timw)