Manajer artis top mengungkap praktik gelap dalam industri hiburan Korea, termasuk DUI dan resep obat.
- Jumat, 24 April 2026 - 07:07 WIB
WowKeren - Pada tanggal 22 April 2026, sebuah video yang berjudul 'Realita Industri yang Dibeberkan oleh Manajer Selebriti Terkenal' diunggah di kanal YouTube 'Everything About Jobs'. Dalam video tersebut, seorang manajer yang dikenal sebagai Manajer A mengungkapkan bahwa masih banyak kasus di mana manajer menanggung konsekuensi dari tindakan kriminal yang dilakukan oleh selebriti.
Manajer A menjelaskan, 'DUI adalah contoh yang paling umum. Misalnya, jika seseorang tertangkap mengemudi dalam keadaan mabuk, manajer akan mengklaim bahwa merekalah yang sebenarnya mengemudikan kendaraan sebelum berita tersebut dirilis. Kami juga mendapatkan resep obat atas nama orang lain. Sebagai imbalannya, mereka memberi kami uang untuk ini. Gaji manajer sebenarnya sangat rendah.' Pernyataan ini menunjukkan betapa rentannya posisi manajer di industri yang glamor namun penuh tekanan ini.
Lebih lanjut, Manajer A mengungkapkan bahwa praktik mendapatkan resep obat atas nama orang lain adalah isu besar yang sedang hangat dibicarakan. 'Saya juga pernah melakukannya,' klaimnya, seraya menunjukkan bahwa ia memiliki bukti terkait hal tersebut. Mengenai usaha agensi untuk menutupi skandal, A menyatakan, 'Mereka mencopot black box dari mobil dan memeriksa segalanya. Mereka menemukan ponsel tua di dalam mobil yang digunakan untuk memantau manajer, memastikan apakah mereka membicarakan hal buruk tentang siapapun saat sendirian di dalam mobil. Aplikasi perekam di ponsel itu telah diaktifkan.'
Selain itu, Manajer A juga mengungkapkan bahwa manajer sering membantu dalam kehidupan percintaan selebriti. 'Mereka meminta kami untuk membeli alat kontrasepsi atau membuat reservasi di restoran atau ruang pribadi,' ungkapnya. Hal ini menyoroti bagaimana kehidupan pribadi selebriti sering kali terjalin dengan tugas manajer dalam cara yang tidak terduga.
A menyebutkan sisi gelap lainnya dari industri ini, 'Masih ada situasi di mana wanita penghibur duduk bersama mereka. Manajer tingkat bawah seperti saya tidak bisa ikut. Hanya orang-orang dengan jabatan lebih tinggi seperti direktur yang bisa masuk untuk berbicara dengan mereka.' Pengakuan ini membuka mata kita akan kenyataan pahit yang sering kali tersembunyi di balik kesuksesan para bintang.
(wk/timw)