Masjidil Haram dan Masjid Nabawi luncurkan 150 inisiatif berbasis AI untuk pelayanan haji 2026.
- Jumat, 24 April 2026 - 10:34 WIB
WowKeren - Pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi telah meluncurkan rencana operasional untuk pelayanan haji 2026 yang mengutamakan peningkatan layanan digital berbasis kecerdasan buatan (AI) serta perluasan layanan multibahasa untuk jemaah dari seluruh dunia. Rencana ini diumumkan dalam sebuah seremoni resmi oleh Presiden Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Dr. Abdulrahman Al-Sudais, di Makkah pada Rabu, 22 April 2026.
Syekh Abdulrahman Al-Sudais menekankan bahwa otoritas telah menyiapkan 150 inisiatif pengayaan dan 10 jalur khusus guna meningkatkan kualitas ibadah bagi jemaah. "Rencana ini bertujuan meningkatkan pengalaman berhaji serta menyiarkan pesan perdamaian dari kedua masjid suci kepada masyarakat global melalui layanan agama dalam 60 bahasa," ungkap Al-Sudais.
Salah satu langkah inovatif dalam rencana operasional tahun ini adalah integrasi penuh fitur kecerdasan buatan (AI). Menurut Al-Sudais, hal ini merupakan pergeseran kualitatif dalam pengembangan layanan keagamaan di Arab Saudi. Langkah ini juga sejalan dengan penetapan tahun 2026 sebagai 'Tahun Kecerdasan Artifisial' di Kerajaan Arab Saudi, di mana penggunaan teknologi modern dan sistem digital canggih diharapkan dapat mempermudah jemaah dalam mengakses informasi serta memperkuat pesan moderasi Islam ke seluruh dunia.
Selain aspek teknologi, rencana operasional ini juga disusun untuk memperkaya pengalaman spiritual dan pendidikan jemaah melalui program-program terintegrasi. Dengan dukungan 60 bahasa, diharapkan kendala komunikasi dapat diminimalisasi sehingga pesan-pesan keagamaan dapat tersampaikan dengan akurat kepada semua jemaah.
Al-Sudais menambahkan bahwa seluruh perkembangan ini mencerminkan komitmen pemimpin Arab Saudi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah. Rencana komprehensif ini dirancang untuk memastikan jemaah mendapatkan kenyamanan serta pemahaman agama yang mendalam selama menjalani prosesi haji di dua masjid suci ini.
(wk/timw)