Woojin LNGSHOT mendapat sorotan setelah mengakui referensi kontroversial terkait Megan Thee Stallion.
- Senin, 27 April 2026 - 07:35 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, dunia K-Pop tersentuh oleh isu yang melibatkan rapper Amerika, Megan Thee Stallion, setelah kelanjutan hubungan romantisnya dengan pemain basket Klay Thompson menjadi sorotan. Pada 25 April 2026, Megan membagikan pembaruan di Instagram yang mengindikasikan bahwa dia telah putus dengan Thompson, yang dituduh berselingkuh dan bertindak tidak menentu. Rilis berita ini memicu kritik yang meluas terhadap Thompson.
Megan Thee Stallion, yang sebelumnya dikenal karena pengalamannya yang penuh gejolak dalam hubungan, kini menjadi perbincangan hangat setelah putus dengan Thompson. Hubungan mereka berakhir setelah serangkaian tuduhan dari Megan mengenai perilaku buruk Thompson. TMZ bahkan mengonfirmasi perpisahan tersebut, yang semakin memperkuat kritik terhadap mantan kekasihnya.
Salah satu aspek yang mencolok dari situasi ini adalah reaksi seorang idol K-Pop, Woojin dari grup LNGSHOT, yang baru-baru ini menjadi kontroversi setelah diketahui mengenakan kaus bertuliskan “Free Tory Lanez”. Lanez, yang saat ini sedang menjalani hukuman penjara selama 10 tahun atas tuduhan penembakan terhadap Megan, telah membuat banyak orang berdebat mengenai dukungannya. Banyak penggemar mengecam tindakan Woojin yang dinilai tidak sensitif mengingat konteks situasi yang dihadapi Megan.
Dalam sebuah fansign, seorang penggemar mengangkat buku catatan yang berisi pesan “Free Woojin” yang dianggap sebagai tiruan dari gerakan “Free Tory”. Kecaman terhadap Woojin pun muncul di media sosial, dengan para netizen menuduhnya tidak peka terhadap situasi yang dialami Megan. Beberapa pengguna Twitter bahkan menyatakan, “Woojin dari LNGSHOT sangat aneh??? Alih-alih meminta maaf karena mengenakan kaus itu, dia justru membuat lelucon seolah-olah Tory Lanez tidak pernah melukai dan membuat trauma Megan, mana mungkin ini lucu atau dapat diterima?”
Berbagai reaksi negatif terus mengalir, dengan banyak yang menganggap bahwa Woojin seharusnya lebih peka terhadap isu tersebut. Penggemar idol tersebut mencoba memberikan konteks tambahan, menyebut bahwa catatan yang diangkat adalah referensi dari foto yang diambil Woojin dengan patung karakter Dobby dari Harry Potter, dan mengklaim bahwa foto tersebut telah diambil di luar konteks. Salah satu penggemar berkomentar, “Saya menghubungi orang yang memposting video di rednote dan meminta konteks. Serius, sungguh menyebalkan bagi mereka yang tidak bertanya kepada penggemar tentang apa yang mereka maksud dan justru menyeret nama Woojin.”
Di tengah pro dan kontra ini, banyak penggemar yang merasa tidak puas dengan reaksi Woojin yang dianggap kurang tanggap terhadap masalah yang lebih besar, yaitu kekerasan terhadap perempuan. Sementara itu, beberapa penggemar berpendapat bahwa kritik yang diarahkan kepada Woojin tidak sepenuhnya adil, dengan mengklaim bahwa fandom hanya memanfaatkan situasi untuk menyerang grup LNGSHOT. “Fandom menolak untuk menghapus tweet mereka setelah diberikan konteks lengkap, yang menunjukkan bahwa ini bukan tentang kepedulian terhadap perempuan, tetapi lebih pada melampiaskan kebencian yang sudah ada terhadap LNGSHOT,” kata salah satu netizen.
Kontroversi ini menunjukkan bagaimana interseksi antara budaya K-Pop dan isu sosial di luar negeri dapat menciptakan reaksi yang luas dan beragam. Kejadian seperti ini mengingatkan kita bahwa tindakan seorang idol tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga bisa berpengaruh besar pada komunitas penggemar dan masyarakat luas.
Berikut video yang diunggah terkait situasi ini...
Di tengah kritik yang terus mengalir, banyak yang menunggu tanggapan resmi dari Woojin atau pihak agensi LNGSHOT. Apakah mereka akan memberikan klarifikasi atau permohonan maaf terkait tindakan yang dianggap tidak sensitif ini?
(wk/timw)