Kwon Oh Joong Cerita Tragis Bullying yang Dialami Anaknya, Netizen Hancur Hati
Instagram/Kwon Oh Joong/Instagram
Selebriti

Kwon Oh Joong mengungkapkan pengalaman memilukan anaknya sebagai korban bullying di sekolah.

WowKeren - Aktor Kwon Oh Joong baru-baru ini mencuri perhatian publik setelah mengungkapkan pengalaman menyedihkan anaknya yang menjadi korban bullying di sekolah. Dalam penampilan sebagai tamu di acara variety KBS 1TV, Hwang Shin Hye’s Let’s Live Together, pada tanggal 29 April 2026, Kwon berbagi cerita tentang putranya, Hyuk Jun, yang mengalami kekerasan di sekolah selama satu tahun akibat penyakit langka yang dideritanya.

Kwon menjelaskan bahwa Hyuk Jun menderita kondisi genetik yang langka yang mengakibatkan atrofi otot dan gangguan perkembangan. Diketahui bahwa Hyuk Jun adalah kasus pertama di Korea, dengan hanya sepuluh kasus yang tercatat di seluruh dunia. Kwon menyatakan bahwa penyakit ini begitu langka sehingga bahkan belum memiliki nama resmi. Dengan kondisi fisiknya yang lemah, Hyuk Jun kesulitan untuk berteman di sekolah. Meskipun sering sendirian, Kwon tidak menyalahkan teman-teman sekelasnya, karena anak-anak cenderung kesulitan berinteraksi dengan teman yang tidak dapat mengikuti permainan mereka.

Namun, situasi semakin buruk ketika sekelompok teman sekelas mulai melakukan kekerasan fisik terhadap Hyuk Jun. Kwon menceritakan bahwa saat putranya berada di sekolah menengah, ia tiba-tiba menolak untuk pergi ke sekolah, mengklaim bahwa seseorang telah memukulnya di perut. Kwon kemudian menemui siswa yang diduga memukul Hyuk Jun, namun siswa tersebut membantahnya, mengklaim bahwa ia adalah teman yang sering bermain dengan Hyuk Jun. Kwon mempercayai penjelasan siswa tersebut dan bahkan memarahi putranya ketika ia pulang ke rumah.


Namun, tak lama setelah itu, Kwon menerima telepon dari sekolah yang memberitahukan bahwa putranya terluka dan harus dibawa ke ruang gawat darurat. Saat tiba di sekolah, Kwon menemukan Hyuk Jun dengan beberapa jahitan dan leher yang berdarah. Di sinilah Kwon mengetahui bahwa putranya telah dibuli oleh lima siswa selama setahun. Grup siswa tersebut bersikap ramah kepada Hyuk Jun, namun mereka juga memukul perutnya, memukulinya dengan tongkat, dan memaksanya merangkak ketika pergi ke toilet. Siswa yang sebelumnya ditemui Kwon juga merupakan salah satu pelaku bullying.

Kwon Oh Joong menjelaskan bahwa cedera pada leher putranya terjadi ketika seseorang memukulnya saat ia menjulurkan kepalanya keluar jendela untuk melihat ke luar. Ketika jendela pecah, pecahan kaca melukai kulitnya. Insiden ini begitu serius sehingga pihak kepolisian terlibat, dan hanya setelah itu para siswa mengaku atas tindakan mereka. Kwon mengungkapkan bahwa pelaku bullying anaknya tidak mendapatkan hukuman yang setimpal. Pelaku utama hanya dipindahkan, sementara empat siswa lainnya hanya dipindahkan kelas. Karena transfer sekolah sukarela menghapus catatan kekerasan sekolah dari riwayat akademik siswa, kemungkinan pelaku utama menghadapi konsekuensi di masa depan sangat tipis.

Setelah mengalami situasi yang tidak adil tersebut, Hyuk Jun kembali dikucilkan oleh teman-teman sekelasnya. Kwon Oh Joong mengakui bahwa ia baru merasa lega setelah putranya menyelesaikan sekolah menengah dan sekolah tinggi, meskipun pengalaman di sekolah tinggi tidak seburuk itu. Dengan penuh emosi, Kwon menambahkan bahwa kekerasan di sekolah tidak hanya menghancurkan anak, tetapi juga orang tua. Ia berharap agar putranya bisa menjalani hidup normal seperti anak-anak lainnya.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!