Kasus Bullying di 'Single's Inferno' Terungkap, Korban Berbicara
Instagram/Lee Yu Rim/Instagram
Selebriti

Seorang pengacara mengungkap pengalaman pahit bullying di 'Single's Inferno'.

WowKeren - Kasus kontroversial kembali mencuat dari acara reality show 'Single's Inferno' ketika seorang pengacara bernama Lee Yu Rim mengungkapkan pengalaman traumatisnya sebagai korban bullying di sekolah. Dalam sebuah cuitan yang viral di media sosial, Lee bercerita tentang masa kelamnya yang melibatkan pelaku bullying yang kini berprofesi sebagai influencer.

Dalam cuitan tersebut, Lee mengungkapkan, "It was excruciatingly hard. Back in school, I was bullied by the school bullies, and the guy who was the boyfriend of the one who led the bullying, he basically subjected me to what you might call a 'confession attack'." Ia menjelaskan bagaimana ia dihadapkan pada situasi yang memalukan saat pelaku bullying melakukan pengakuan cinta di depan teman-teman sekelasnya, membuatnya merasa tertekan dan tertekan secara emosional.

Pengacara tersebut melanjutkan, "I lived in hell while 'Single's Inferno' was airing. At work, I was subjected to workplace bullying." Lee mengungkapkan bahwa ia juga mengalami bullying di tempat kerja, menambah beban emosional yang harus ditanggungnya selama bertahun-tahun. Ia merasa frustrasi karena pelaku bullying berusaha menghindar dari tanggung jawab.

Lee juga menyebutkan bahwa salah satu pelaku bullying, Kook Dongho, yang muncul di 'Single's Inferno' Season 4, kini bekerja sebagai akuntan. "Dongho-yah~ Do you know that your girlfriend, Moon Y-eun, got some kids to hit me in the head with a badminton racket?" tulisnya. Ia menyoroti bahwa pelaku bullying seharusnya tidak hanya dilupakan, melainkan harus dihadapi dengan konsekuensi atas tindakan mereka.


Reaksi dari netizen pun beragam. Banyak yang mendukung Lee dalam perjuangannya untuk mengadvokasi korban bullying lainnya. Di kolom komentar, netizen menyatakan, "I support the victim, fighting!" dan berharap agar tindakan hukum bisa diambil terhadap pelaku bullying. Beberapa bahkan mengekspresikan kekecewaannya terhadap pelaku yang tampak berusaha menjalani kehidupan normal setelah melakukan tindakan yang menyakitkan bagi orang lain.

Berikut video yang diunggah oleh Lee Yu Rim yang menjelaskan lebih lanjut tentang pengalamannya...

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran terhadap bullying, baik di sekolah maupun di lingkungan kerja. Banyak orang mungkin tidak menyadari dampak jangka panjang yang ditimbulkan oleh bullying, dan pengalaman Lee menunjukkan bahwa meskipun pelaku mungkin tampak baik di luar, mereka sering kali meninggalkan luka yang mendalam pada korban.

Lee Yu Rim kini berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak korban bullying dan berusaha menjadi suara bagi mereka yang tidak bisa berbicara. "That's my role," tuturnya dengan tegas. Dengan keberaniannya untuk berbicara di depan publik, Lee berharap bisa memberikan inspirasi bagi korban lainnya untuk tidak takut mengungkapkan pengalaman mereka.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!