Kembalinya BABYMONSTER dengan album baru 'CHOOM' memicu diskusi hangat di kalangan penggemar.
- Kamis, 07 Mei 2026 - 01:38 WIB
WowKeren - Kembalinya grup K-Pop BABYMONSTER dengan mini album ketiga dan lagu utama 'CHOOM' pada 4 Mei 2026 telah memicu perdebatan sengit di kalangan komunitas online Korea. Lagu ini dianggap membawa nuansa yang mengingatkan pada era awal BLACKPINK, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai arah musik YG Entertainment saat ini.
Setelah dirilis, musik video 'CHOOM' dengan cepat menarik perhatian, melampaui 14 juta penayangan dalam waktu singkat dan menduduki posisi No.1 di tangga lagu trending global YouTube. Penjualan album ini juga mencetak rekor, mencapai hampir 388.000 kopi hanya dalam satu hari, menandai pencapaian tertinggi dalam karier grup ini.
Namun, meskipun pencapaian tersebut cukup mengesankan, tanggapan publik, terutama di Korea, jauh lebih kritis dari yang diharapkan. Banyak penggemar yang merasakan bahwa konsep dan musik dari BABYMONSTER kali ini terasa tidak segar dan mengingatkan pada formula yang telah digunakan oleh YG Entertainment sebelumnya, khususnya yang terkait dengan BLACKPINK. Beberapa netizen bahkan menyatakan, 'ini terasa seperti BLACKPINK yang lama'.
Hal ini menciptakan kekhawatiran di kalangan penggemar dan kritikus mengenai apakah YG Entertainment masih mampu untuk menghadirkan inovasi baru dalam musik K-Pop, mengingat BABYMONSTER adalah grup yang diharapkan dapat membawa warna baru ke dalam dunia musik.
Sementara itu, BABYMONSTER telah menunjukkan performa yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir dan diharapkan dapat mengatasi kritik tersebut dengan penampilan yang mengesankan di comeback stage mendatang. Para penggemar pun menantikan bagaimana grup ini akan berkembang dan apakah mereka akan berhasil membuktikan bahwa mereka mampu membawa sesuatu yang baru di tengah persaingan ketat di industri K-Pop.
(wk/timw)