Eunseok dari RIIZE meminta maaf setelah menuai kontroversi atas pesan rasis yang diunggah.
- Kamis, 07 Mei 2026 - 03:32 WIB
WowKeren - RIIZE, grup K-Pop yang sedang naik daun, baru-baru ini mengalami kontroversi setelah salah satu anggotanya, Eunseok, mengunggah foto masa kecilnya pada Hari Anak. Namun, caption yang menyertainya mengandung istilah yang dianggap rasis, yaitu 'kkamdoongie', yang sering dibandingkan dengan istilah rasis di bahasa Inggris. Hal ini langsung memicu reaksi negatif dari netizen dan penggemar.
Menanggapi isu ini, Eunseok segera mengungkapkan permintaan maafnya melalui platform Bubble. Ia mengakui kesalahannya, mengatakan, 'Kemarin, saya menggunakan ungkapan yang tidak pantas saat mengirim foto masa kecil saya. Saya meminta maaf kepada mereka yang merasa tersakiti oleh pilihan kata saya yang tidak bijak dan salah. Meskipun saya menyadari kesalahan saya kemarin dan menghapus unggahan tersebut dengan cepat, hati saya tetap terasa berat memikirkan orang-orang yang saya lukai, jadi saya memutuskan untuk mengirim pesan lain di sini di Bubble. Saya sungguh minta maaf dan akan berpikir serta bertindak lebih hati-hati di masa depan.'
Reaksi dari para K-Netizen pun beragam. Banyak yang menilai bahwa selama Eunseok sudah meminta maaf dan menyadari kesalahannya, maka itu sudah cukup. Beberapa dari mereka berkomentar, 'Tidak seperti dia mengatakannya di foto orang lain. Dia menulisnya untuk fotonya sendiri dan segera menghapusnya setelah menyadari kesalahannya. Mereka yang terus mempermasalahkan meskipun dia sudah minta maaf adalah orang-orang yang aneh.' Sementara yang lain menambahkan, 'Sebagai penggemar, saya rasa kami lega dia sudah meminta maaf. Meskipun ada konotasi Korea untuk kata tersebut, mungkin tidak terlihat seburuk itu, tetapi dia bersikap hati-hati karena penggemar internasional.'
Banyak penggemar Eunseok yang merasa bahwa situasi ini tidak perlu diperbesar. 'Jika dia mengatakannya tentang fotonya sendiri, itu adalah kesalahan. Selama dia sudah meminta maaf dan menyadari hal itu, maka dia hanya perlu lebih berhati-hati di masa depan,' kata salah satu penggemar. Kontroversi ini menunjukkan betapa pentingnya kepekaan dalam penggunaan bahasa, terutama di era media sosial yang sangat cepat ini.
(wk/timw)