Eunseok dari RIIZE menjadi sorotan setelah mengeluarkan komentar rasis yang menuai kritik.
- Jumat, 08 Mei 2026 - 10:47 WIB
WowKeren - RIIZE, grup K-Pop yang sedang naik daun, baru-baru ini menjadi sorotan setelah salah satu anggotanya, Eunseok, mengunggah komentar yang dianggap rasis. Unggahan ini berawal dari perayaan Hari Anak, di mana Eunseok membagikan foto masa kecilnya. Namun, caption yang dia tulis mengandung kata 'kkamdoongie' yang sering kali dibandingkan dengan istilah rasis di bahasa Inggris.
Kontroversi ini memicu gelombang kritik dari netizen, terutama dari penggemar kulit hitam yang merasa kecewa dengan pernyataan Eunseok. Meskipun Eunseok segera mengeluarkan permintaan maaf singkat, banyak yang merasa bahwa kata tersebut seharusnya tidak digunakan dalam konteks apapun.
Pascakritik tersebut, beberapa penggemar justru merespons dengan komentar rasis di komunitas Weverse RIIZE. Beberapa netizen mengungkapkan keprihatinan terhadap tindakan ini dan menekankan pentingnya melanjutkan diskusi tentang rasisme di ruang publik. Mereka merasa bahwa reaksi yang ditunjukkan justru memperlihatkan masalah yang lebih besar dalam komunitas K-Pop.
“Antiblackness adalah masalah besar di ruang K-Pop dan tidak cukup diperhatikan oleh orang-orang non-kulit hitam. Kita perlu menyerukan hal ini ketika kita melihatnya di ruang kita,” ungkap seorang netizen.
Berikut adalah beberapa tanggapan yang muncul di media sosial terkait kontroversi ini:
Seiring berjalannya waktu, banyak yang menyoroti ketidakpekaan sejarah yang mungkin dialami oleh beberapa penggemar K-Pop, terutama terkait dengan kesadaran akan isu-isu rasisme. Beberapa pengguna media sosial bertanya-tanya bagaimana orang-orang dapat mengabaikan konteks sejarah yang ada di balik istilah rasis tersebut.
Kritik ini menunjukkan betapa pentingnya untuk mengevaluasi dan mendiskusikan penggunaan bahasa dalam konteks yang lebih luas. Banyak yang berharap agar insiden ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu rasisme dalam komunitas K-Pop sebagai langkah ke depan menuju perubahan positif.
Seperti yang dikatakan salah satu penggemar, “Bukan hanya tentang Eunseok, tapi juga tentang bagaimana kita semua berkontribusi pada lingkungan yang lebih inklusif.”
Kontroversi ini jelas menunjukkan bahwa meskipun K-Pop terus berkembang dan menarik perhatian global, masih ada tantangan besar yang perlu dihadapi terkait dengan kesadaran sosial dan rasisme dalam industri ini.
(wk/timw)