The8 SEVENTEEN menghadapi kritik keras setelah menggunakan Nasheed dalam penampilan DJ-nya.
- Sabtu, 09 Mei 2026 - 03:05 WIB
WowKeren - Anggota SEVENTEEN, The8, baru-baru ini menjadi sorotan karena dugaan penggunaan lagu suci dalam penampilan DJ-nya. Kontroversi ini muncul setelah ia tampil di MIDOU Music Festival di Nanjing, China, di mana ia mengakhiri acara tersebut dengan pertunjukan bergaya DJ.
Video dari penampilannya yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa The8 memainkan remix yang menyertakan Nasheed Islami, yaitu lagu suci yang dikenal sebagai "Salu 'ala al-Nabi wa Zidu Salatah". Lagu asli ini merupakan bagian penting dalam tradisi keagamaan Islam, khususnya pada musim Haji dan perayaan keagamaan, sehingga penggunaannya dalam musik pesta dianggap sangat tidak pantas.
Reaksi keras pun muncul dari netizen, termasuk penggemar SEVENTEEN, yang merasa kecewa dengan tindakan The8. Beberapa pengguna media sosial menjelaskan bahwa Nasheed sangat sakral bagi umat Muslim, dan mengaitkannya dengan musik klub dianggap sangat menyinggung. Salah satu pengguna menulis, "HELLO? ARE WE SERIOUS? does these idols have no sense of awareness about what they are doing?".
Seiring meningkatnya tuntutan agar The8 segera mengatasi masalah ini dan meminta maaf, sebagian penggemar membela idolanya. Mereka berargumen bahwa The8 hanya menggunakan lagu yang menyertakan Nasheed tanpa menyadari konteksnya, karena pencipta remix tersebut tidak mencantumkan informasi tentang konten religius dalam kredit lagu. Salah satu pengguna menjelaskan, "All this is to say, the artist whose song Minghao used DID NOT CREDIT the nasheed OR provide lyrics or give any indication that it was a religious song to start with.".
Meskipun ada pembelaan tersebut, banyak yang merasa bahwa The8 sebaiknya menanggapi masalah ini secara langsung dan meminta maaf sebelum situasi semakin buruk. Hingga saat ini, The8 belum memberikan respons terkait permintaan tersebut, yang membuat para penggemar dan netizen semakin menunggu klarifikasi dari sang idol.
(wk/timw)