Kakak Jisoo BLACKPINK dituduh melakukan penyerangan seksual, kontroversi ini memicu perdebatan besar.
- Selasa, 12 Mei 2026 - 03:05 WIB
WowKeren - Kontroversi mengejutkan muncul dari kakak perempuan Jisoo BLACKPINK setelah seorang BJ (broadcast jockey) menuduhnya melakukan penyerangan seksual. Kasus ini mulai ramai diperbincangkan setelah laporan dari Dispatch yang dirilis pada 11 Mei 2026. Menurut laporan tersebut, terdapat dua kesaksian yang sangat bertentangan dari kedua belah pihak. Sementara korban yang diduga mengaku telah diserang secara paksa, terduga pelaku bersikeras bahwa kejadian tersebut adalah kesepakatan bersama dan merupakan bagian dari 'setup' yang sudah direncanakan.
Insiden ini dilaporkan terjadi setelah keduanya bertemu melalui pengaturan 'meal date' di platform live streaming bernama SOOP. Tuduhan ini tentu saja memicu reaksi keras di dunia maya, khususnya di Korea Selatan yang dikenal memiliki perhatian tinggi terhadap isu-isu terkait selebriti. Banyak netizen yang membahas kasus ini, membagi pendapat antara mendukung dan mengkritik kedua belah pihak.
Dalam konteks ini, banyak penggemar yang merasa prihatin terhadap Jisoo dan keluarganya, mengingat dampak dari tuduhan ini tidak hanya berpengaruh pada kehidupan pribadi mereka tetapi juga pada karier Jisoo sebagai anggota BLACKPINK. Terlepas dari kontroversi ini, BLACKPINK tetap menjadi salah satu grup K-Pop teratas yang banyak dicintai oleh penggemar di seluruh dunia.
Sejak berita ini beredar, banyak yang bertanya-tanya bagaimana Jisoo akan menghadapi situasi ini, terutama menjelang kemungkinan comeback grup mereka di masa depan. Fans pun berharap agar semua pihak yang terlibat dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik dan adil, serta meminta agar pihak berwenang menangani kasus ini dengan serius.
Sementara itu, netizen juga mengingatkan akan pentingnya memberikan ruang bagi proses hukum yang sedang berlangsung sebelum mengambil kesimpulan. Dalam dunia yang sangat terhubung seperti sekarang, informasi dapat dengan cepat menyebar dan mempengaruhi pandangan publik.
Kontroversi ini menjadi pengingat bagi banyak orang tentang dampak yang dapat ditimbulkan dari rumor dan tuduhan di dunia hiburan, serta pentingnya memiliki sikap kritis dan tidak langsung percaya pada semua informasi yang beredar tanpa bukti yang jelas.
(wk/timw)