Agensi Lee Yi Kyung meminta maaf setelah audit pajak mengungkap potensi penghindaran pajak.
- Kamis, 14 Mei 2026 - 17:04 WIB
WowKeren - Agensi Lee Yi Kyung, SANGYOUNG ENT, telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait hasil audit pajak yang menyangkut agensi satu orang milik aktor tersebut. Kontroversi ini muncul dari penyelidikan pajak yang dilakukan oleh National Tax Service (NTS) yang menemukan kemungkinan penghindaran pajak dalam pengolahan sebagian pendapatan pribadi Lee Yi Kyung sebagai pendapatan korporasi, sehingga dikenakan tarif pajak korporasi yang lebih rendah daripada tarif pajak penghasilan pribadi.
Dalam pernyataan yang dirilis, SANGYOUNG ENT menyampaikan, "Kami ingin menyampaikan hasil dari investigasi pajak terkait aktor kami, Lee Yi Kyung. Pertama-tama, kami dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang karena masalah ini. Sejak debut, Lee Yi Kyung selalu mematuhi hukum pajak dan memenuhi kewajiban pajaknya dengan setia. Selama proses investigasi pajak baru-baru ini, ia juga telah menyerahkan semua dokumen yang relevan secara transparan dan bekerja sama dengan penyelidikan."
Pernyataan tersebut juga menjelaskan bahwa hasil investigasi pajak ini berasal dari perbedaan interpretasi hukum pajak antara otoritas pajak dan perusahaan terkait kriteria pelaporan biaya selama operasional korporasi. Mereka dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada niat untuk menghilangkan pendapatan atau menghindari pajak melalui cara yang tidak tepat. "Kami menghormati temuan dari National Tax Service dan akan membayar pajak yang dikenakan tanpa penundaan sesuai dengan prosedur yang relevan,” lanjut mereka.
Kontroversi ini terjadi di tengah sorotan yang lebih luas terhadap industri hiburan Korea, di mana banyak aktor terkenal seperti Cha Eun Woo, Kim Seon Ho, Yoo Yeon Seok, dan Lee Ha Nee juga terlibat dalam penilaian pajak tambahan selama proses manajemen pajak yang melibatkan perusahaan satu orang mereka. Agensi satu orang merupakan cara umum yang digunakan oleh selebriti untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran dari aktivitas mereka dalam format korporasi. Namun, munculnya kontroversi ini telah membuat Korea Management Federation menyerukan perbaikan institusional terkait perusahaan satu orang para selebriti dan masalah pajak pada bulan Februari lalu.
(wk/timw)