I.O.I kembali bersatu setelah 10 tahun, Jeon Somi bercerita tentang perjuangan mereka di survival show.
- Kamis, 14 Mei 2026 - 18:31 WIB
WowKeren - Setelah satu dekade terpisah, anggota I.O.I akhirnya berkumpul kembali dalam sebuah episode khusus di saluran YouTube milik Daesung, "Zip Daesung". Dalam episode yang tayang pada 8 Mei 2026, Jeon Somi, Choi Yoojung, dan Kim Sohye adalah tamu yang diundang, menarik perhatian para penggemar yang merindukan momen kebersamaan mereka.
Daesung membuka perbincangan dengan menanyakan bagaimana perasaan mereka berkumpul setelah waktu yang lama. Jeon Somi menjawab dengan nada humor, “Baik suka maupun tidak, kami terus bersama, jadi kami saling merasa terikat.” Pernyataan ini disambut tawa dari semua yang hadir.
Daesung kemudian menambahkan, “Saat orang berkumpul kembali setelah lama, tidak selalu semuanya baik-baik saja. Saya memahami perasaan itu dengan baik.” Penyataan ini membuat suasana semakin hangat, menggambarkan rasa nostalgia yang mungkin dirasakan anggota I.O.I.
Dalam kesempatan itu, Daesung juga membahas peran I.O.I dalam sejarah survival show idol di Korea. Ia menekankan bahwa I.O.I merupakan awal dari program-program pelatihan yang serupa dan menanyakan bagaimana perasaan mereka sebagai senior, mengingat banyak program serupa yang muncul setelahnya.
Jeon Somi menjawab dengan jujur, “Saya rasa kami tidak bisa tidak berkata, ‘Dulu di zaman kami.’ Tidak ada sistem sama sekali, dan ini adalah pengalaman pertama bagi kami semua, jadi kami tidak punya pilihan selain mengalami masa yang paling sulit.”
Daesung kemudian mengingat lagu terkenal I.O.I, “PICK ME”, dan bertanya, “Apakah ada orang di Korea yang belum pernah mendengar ‘PICK ME’?” Jeon Somi tersenyum dan menjawab, “Dengan rendah hati, itu benar.”
Choi Yoojung juga mengenang lokasi syuting besar saat itu, mengatakan, “Bahkan ketika saya melihatnya, saya sangat terkejut,” dan menambahkan bahwa mereka melakukan banyak pengambilan gambar sehingga ia hampir tidak bisa mengingat semuanya dengan jelas. Jeon Somi turut menambahkan, “Sejak saat itu, saya kehilangan rasa waktu.”
(wk/timw)