Isu Xenophobia Terhadap Lisa BLACKPINK Memicu Perdebatan Hangat di Dunia K-Pop
Instagram/Lisa BLACKPINK/Instagram
Selebriti

Debat panas meletus setelah video interaksi Lisa BLACKPINK memicu tuduhan xenophobia.

WowKeren - Baru-baru ini, sebuah klip viral yang menunjukkan interaksi Lisa BLACKPINK dengan Lee Young Ji telah memicu perdebatan di kalangan penggemar K-Pop, baik di Korea Selatan maupun internasional. Klip tersebut dianggap menunjukkan adanya sikap xenophobia terhadap Lisa yang merupakan idol asal Thailand.

Perdebatan ini dimulai setelah sebuah tweet mencuat mengenai reaksi penggemar K-Pop terhadap Thailand dan idol-idol asal Thailand. Dalam tweet tersebut, pengguna menyatakan, "Sungguh aneh bagaimana penggemar K-Pop menggunakan Thailand sebagai bahan ejekan padahal negara itu telah melahirkan beberapa idol tercantik, berbakat, dan pekerja keras di industri K-Pop. Xenophobia harus dihentikan."

Dalam konteks perdebatan tentang perlakuan terhadap idol Thailand, klip dari penampilan Lisa di acara Lee Young Ji diunggah, di mana Lisa membandingkan reaksi Young Ji terhadapnya dengan Jennie dan Rosé. Pengunggah klip tersebut menyatakan bahwa hal itu menunjukkan adanya xenophobia terhadap wanita Thailand yang sudah menjadi hal yang ternormalisasi di industri idol.

Reaksi dari penggemar Korea tidak kalah ramai, banyak yang menanggapi tuduhan tersebut dengan keras. Beberapa dari mereka menggunakan kesempatan ini untuk melampiaskan kebencian terhadap Lisa atau 'orang asing' di K-Pop, dengan komentar seperti, "Apa negara lain yang memberikan kesempatan seperti Korea? K-Pop seharusnya diisi oleh orang Korea saja. Ini sangat menjengkelkan."


Tak sedikit juga penggemar yang membela Lisa, berargumen bahwa tidak menjadi penggemar berat Lisa tidak serta merta berarti mereka membenci orang asing. Salah satu pengguna Twitter mengungkapkan, "Apa yang seharusnya dilakukan ketika melihat Lisa? Dia tidak mengenalnya secara pribadi, jadi mungkin mereka hanya lewat saja. Apakah dia harus membungkuk kepada Lisa?"

Perdebatan ini semakin memanas ketika penggemar internasional beranggapan bahwa komentar-komentar yang datang dari penggemar Korea justru memperkuat poin yang diajukan oleh pengunggah awal, bahwa ada diskriminasi terhadap orang Thailand dalam industri K-Pop. Beberapa pengguna Twitter mengekspresikan kekesalan mereka terhadap apa yang mereka anggap sebagai pembenaran terhadap sikap rasisme, mengungkapkan bahwa situasi ini sangat memalukan.

Berikut video yang diunggah terkait isu ini:

Perdebatan ini menunjukkan adanya perbedaan pandangan yang signifikan antara penggemar K-Pop di Korea dan internasional terkait perlakuan terhadap idol asing, khususnya yang berasal dari Thailand. Dengan semakin berkembangnya industri K-Pop yang mengglobal, isu-isu seperti ini menjadi semakin penting untuk dibahas.

Diskusi mengenai xenophobia dalam industri K-Pop bukanlah hal baru, namun insiden ini kembali mengingatkan semua pihak akan pentingnya menghargai setiap individu tanpa memandang asal negara mereka. Sementara itu, penggemar di seluruh dunia diharapkan dapat lebih terbuka dalam memahami perbedaan budaya dan latar belakang setiap idol yang mereka dukung.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait