Teaser musik video LE SSERAFIM untuk lagu 'BOOMPALA' menuai kritik dari netizen.
- Rabu, 20 Mei 2026 - 21:02 WIB
WowKeren - LE SSERAFIM baru saja merilis teaser musik video untuk lagu terbaru mereka yang berjudul 'BOOMPALA', namun video tersebut langsung menuai kritik tajam dari para netizen. Banyak yang menilai bahwa konsep yang ditampilkan dalam teaser tersebut dianggap tidak hormat dan berpotensi melakukan pengambilan budaya.
Dalam beberapa hari ke depan, LE SSERAFIM akan meluncurkan album terbaru mereka yang bertajuk PUREFLOW. Teaser yang dirilis melalui media sosial menunjukkan beberapa anggota grup berpose dengan elemen yang dianggap merendahkan budaya tertentu, termasuk budaya Buddha dan budaya India. Kritikan ini muncul di tengah ekspektasi tinggi para penggemar menjelang perilisan album tersebut.
Setelah teaser video 'BOOMPALA' diunggah, banyak netizen yang merasa terkejut dan marah. Mereka menganggap bahwa beberapa pose yang ditampilkan dalam video tersebut mencerminkan penghinaan terhadap ajaran Buddha. Salah satu pengguna Twitter, @yezzrae, mengekspresikan kekesalan dengan menulis, 'Are they mocking Buddha omg'. Kritik serupa juga datang dari pengguna lain yang menekankan bahwa tampilan dalam video tersebut tidak menghormati budaya India, dengan seorang pengguna menambahkan, 'Just when we thought it couldn't get worse hearing the snippet, they mock Indian culture in the music video.'
Di sisi lain, ada juga segelintir penggemar yang membela LE SSERAFIM, berpendapat bahwa kritik yang muncul sebagian besar berasal dari pandangan yang xenofobik dan stereotip. Sebuah tweet dari @seongzzn mencatat, 'Mereka dalam kutipan menyebutnya sebagai 'pengambilan budaya', tetapi bahkan tidak bisa memilih satu negara?'
Kontroversi ini semakin memanas dengan munculnya perdebatan tentang pengambilan budaya, di mana beberapa netizen menegaskan bahwa gerakan yang digunakan dalam teaser tidak hanya berasal dari tradisi Buddha tetapi juga dari praktik meditasi kuno di India. Pengguna Twitter @kittymerization menulis, 'People are saying this is appropriating Buddha (and it’s true they are), but this pose predates formalized Buddhism.'
Melihat reaksi yang beragam, tampaknya LE SSERAFIM harus segera memberikan klarifikasi untuk meredakan ketegangan yang terjadi. Banyak penggemar yang berharap agar grup ini dapat menanggapi kritik dengan bijaksana dan menjaga citra positif mereka di mata publik.
Berikut video yang diunggah oleh LE SSERAFIM sebagai teaser untuk lagu 'BOOMPALA'.
Di tengah kontroversi ini, album PUREFLOW dijadwalkan rilis pada 22 Mei 2026, dan penggemar tetap menantikan comeback stage mereka. Meskipun ada kritik yang menyelimuti, banyak yang masih berharap agar LE SSERAFIM dapat memberikan performa yang memukau dan membuktikan kualitas mereka sebagai grup K-Pop yang terus berkembang.
Dengan berbagai komentar yang beredar di media sosial, situasi ini menjadi sorotan utama di kalangan penggemar K-Pop dan juga netizen. Bagaimana LE SSERAFIM akan mengatasi kontroversi ini, menjadi pertanyaan besar yang akan dijawab dalam waktu dekat.
(wk/timw)