BTS Dikecam Setelah Insiden Penyerangan Fans di Konser Arirang
Instagram/BTS/Instagram
Selebriti

Insiden penyerangan dan intimidasi terhadap penggemar BTS di konser Arirang menuai kritik.

WowKeren - Dalam sebuah insiden yang mengejutkan di konser BTS pada tur dunia "Arirang" di Stadion Goyang, seorang penggemar mengungkapkan pengalaman mengerikan yang dialaminya setelah ditangkap karena melanggar kebijakan larangan kamera. Penggemar tersebut, yang memiliki lebih dari 265.000 pengikut di situs penggemar, melaporkan bahwa mereka diserang secara fisik dan diancam secara verbal oleh tim keamanan acara.

Melalui pernyataan publik yang panjang, penggemar itu mengakui telah melanggar aturan larangan kamera dan menyatakan bahwa mereka telah sepenuhnya bekerja sama dengan menghapus foto-foto yang diambil. Namun, mereka menggambarkan perlakuan yang "tidak manusiawi" dan "mengerikan" yang diterima dari tim keamanan. "Alih-alih melakukan pengusiran yang standar dan profesional, petugas keamanan dari AS memperlakukan saya dengan intimidasi dan penghinaan yang ekstrem," tulis mereka.

Dalam pernyataan tersebut, penggemar itu mengklaim bahwa mereka mengalami kekerasan fisik, termasuk tindakan mencengkeram leher, yang dianggap sebagai kejahatan di mana saja. Mereka juga melaporkan bahwa kartu SD mereka disita secara paksa dan tanpa izin, serta identitas mereka difoto tanpa persetujuan, dianggap sebagai informasi pribadi yang diperlakukan seperti trofi untuk dipamerkan.

"Menggunakan ancaman verbal yang parah untuk memaksa saya memenuhi tuntutan jahat mereka," tambah mereka. Pernyataan ini segera menjadi viral dan memicu tanggapan besar dari penggemar lainnya secara online, termasuk tuduhan terhadap HYBE, agensi yang menaungi BTS, yang dituduh sering menerima keluhan serupa mengenai perlakuan tim keamanan terhadap penggemar.

Salah satu netizen Korea mengungkapkan, "HYBE tidak pernah berubah. Ada keluhan tanpa henti dari fandom artis HYBE, dan mereka bahkan pernah menjadi berita karena tanggapan yang kekerasan dan berlebihan." Komentar lain menambahkan, "Mengatakan mereka telah "melanggar batas" bahkan tidak cukup. Ini adalah kekerasan yang nyata."


Seorang pengguna lain juga menyebutkan, "Saya sudah tahu mereka adalah perusahaan yang kasar, tapi melanggar batas seperti ini? Siapa yang mencengkeram seseorang di leher? Itu jelas merupakan penyerangan." Insiden ini menyoroti masalah yang lebih besar mengenai perlakuan terhadap penggemar di konser K-Pop dan menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana keamanan dan perlindungan terhadap para penggemar dapat ditingkatkan di masa depan.

Berikut video yang diunggah oleh penggemar yang mengalami insiden tersebut...

Peristiwa ini tidak hanya mencerminkan tantangan yang dihadapi penggemar dalam menikmati konser tetapi juga menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana tim keamanan di acara-acara besar harus beroperasi. Banyak penggemar berharap agar situasi ini mendapat perhatian serius dari pihak penyelenggara dan agensi untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait