Hearts2Hearts Terjebak Kontroversi Politik Usai Rilis Foto Comeback
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

Hearts2Hearts terlibat kontroversi setelah rilis foto comeback yang memicu reaksi netizen.

WowKeren - Grup girl band generasi kelima dari SM Entertainment, Hearts2Hearts, baru-baru ini terjebak dalam kontroversi politik besar setelah merilis foto promosi untuk comeback mereka. Pada 1 Juni 2026, grup ini mengumumkan mini album kedua mereka berjudul 'Lemon Tang' dan mulai merilis materi promosi untuk membangkitkan antisipasi para penggemar.

Salah satu foto promosi yang dirilis menunjukkan anggota Hearts2Hearts, Stella, berpose sebagai penyiar cuaca dengan memegang lemon dan menunjuk ke peta Korea Selatan yang bertuliskan 'Lemon' di seluruh permukaannya. Di bagian atas terdapat tulisan, 'Lemon Tang Alert: Fresh Condition Expected. A New Atmospheric Phenomenon,' sementara di bagian bawah dicantumkan tanggal rilis album.

Namun, foto promosi yang humoris ini tiba-tiba menjadi perdebatan politik ketika netizen Korea memperhatikan bahwa peta Korea Selatan tidak mencantumkan Pulau Dokdo. Pulau Dokdo adalah wilayah yang saat ini diperebutkan, dengan kedua Korea dan Jepang mengklaimnya sebagai milik mereka. Meskipun Korea Selatan saat ini menguasai pulau tersebut, Jepang tetap mempertanyakan kedaulatannya atas wilayah itu.


Keberadaan Pulau Dokdo dalam peta Korea Selatan dianggap penting, dan ketidakhadirannya di foto tersebut dipersepsikan sebagai upaya SM Entertainment untuk menyenangkan basis penggemar Jepang mereka. Netizen yang marah atas penghilangan ini mengungkapkan kekecewaan mereka dengan komentar pedas. Salah satu komentar berbunyi, 'Saya stan idola SM, tetapi setiap kali hal seperti ini terjadi, saya serius ingin menghajar agensi tersebut.'

Netizen lain menambahkan, 'Mengapa mereka melakukan ini?' dan 'Mereka gila.' Ada juga yang mempertanyakan apakah kesalahan ini memang disengaja, 'Saya penasaran apakah mereka melakukan itu dengan sengaja, mengetahui betapa sensitifnya isu ini.'

Seiring dengan berkembangnya kontroversi ini, foto asli dihapus dan digantikan dengan versi yang telah diperbaiki, yang jelas mencantumkan Pulau Dokdo. Meskipun beberapa netizen merasa puas dengan koreksi tersebut, banyak yang menekankan bahwa kesalahan itu seharusnya tidak terjadi sejak awal.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait