BTS meminta maaf kepada penggemar setelah konser di Busan mengalami banyak masalah.
- Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:04 WIB
WowKeren - Pada 12 Juni 2026, BTS menggelar konser yang sangat dinantikan di Stadion Utama Asiad di Distrik Yeonje, Busan. Namun, konser ini mengalami penundaan yang signifikan selama satu jam lima belas menit akibat masalah dalam prosedur masuk dan distribusi hadiah bagi penggemar. Insiden ini menimbulkan backlash besar dari ARMY yang merasa kecewa.
Setelah konser, anggota BTS, khususnya Jimin dan Jungkook, mengakui masalah yang terjadi dan meminta maaf kepada fans "atas nama BIGHIT" melalui siaran langsung di Weverse. Jimin mengungkapkan bahwa mereka tidak sepenuhnya mengerti apa yang salah, namun merasa menyesal karena hadiah yang diberikan justru menimbulkan masalah meskipun niatnya baik.
Dalam pernyataannya, Jimin mengatakan, "Terima kasih telah datang hari ini. Keadaan di venue tidak berjalan dengan baik dan kami mohon maaf atas hal itu." Jungkook juga menambahkan, "Kami meminta maaf atas nama BIGHIT. Kami merasa sangat menyesal." Pengakuan ini menunjukkan upaya BTS untuk mengambil tanggung jawab, meskipun banyak penggemar merasa bahwa seharusnya pihak penyelenggara yang lebih bertanggung jawab.
Reaksi dari ARMY pun beragam. Banyak yang merasa marah dan frustrasi, menyalahkan pihak penyelenggara dan pemerintah Busan atas kekacauan yang terjadi. Beberapa penggemar menyuarakan pendapat mereka di media sosial, mengkritik ketidakpuasan terhadap manajemen acara. Salah satu penggemar menulis, "Sangat jelas bahwa ini adalah organisasi yang buruk dari pihak venue dan kota Busan. Ini sudah menjadi pola yang berulang."
Penggemar lainnya juga mengungkapkan kekesalan mereka dengan mengatakan bahwa BTS seharusnya tidak perlu meminta maaf atas kesalahan yang bukan merupakan tanggung jawab mereka. "Mereka berada dalam posisi yang sangat tidak adil," tulis seorang ARMY. "Mengapa mereka yang harus meminta maaf? Seharusnya pemerintah Busan yang meminta maaf."
Hal ini menunjukkan betapa penggemar sangat melindungi idolanya. Mereka tidak ingin BTS merasa terbebani oleh kesalahan manajemen yang seharusnya ditangani oleh penyelenggara. Situasi ini menambah sorotan mengenai bagaimana banyak konser di Korea Selatan diorganisir, serta pentingnya manajemen yang baik untuk memastikan pengalaman yang positif bagi penggemar.
Di sisi lain, BIGHIT Music telah merespons dengan mengeluarkan permohonan resmi di media sosial, meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penggemar. Mereka berkomitmen untuk menganalisis apa yang terjadi dan mencegah hal serupa terjadi di masa depan. Meskipun begitu, banyak ARMY tetap merasa bahwa permintaan maaf dari BTS tidak cukup, dan lebih menuntut pertanggungjawaban dari pihak yang seharusnya bertanggung jawab dalam penyelenggaraan acara tersebut.
Dengan konser ini, BTS menunjukkan bahwa mereka tetap peduli terhadap penggemarnya dan siap untuk mendengarkan keluhan serta kritik. Namun, situasi ini juga menjadi pengingat bahwa penyelenggaraan acara harus dilakukan dengan lebih baik agar tidak mengecewakan fans yang sudah menantikan momen berharga bersama idolanya.
(wk/timw)