Kisah Hidup dan Tragedi Anggota Pre-Debut BTS yang Berujung Penangkapan
Instagram/Iron/Instagram
Selebriti

Selami kisah Iron, mantan anggota pre-debut BTS, dari kesuksesan hingga tragedi hukum.

WowKeren - Pada tahun 2010, BTS mulai dibentuk dengan fokus pada RM yang dikenal di dunia rap bawah tanah. Tak lama setelah RM bergabung, rapper Jung Hun Cheol, yang juga dikenal sebagai Iron, menyusul dan menjadi salah satu anggota yang diperkenalkan.

Formasi awal grup ini dikenal dengan nama B.P.B (Bullet Proof Boys) dan merilis beberapa lagu, termasuk "We Are B.P.B," yang merupakan versi dari "We Are Bulletproof, Pt 1." Namun, pada Januari 2011, terjadi perubahan lineup sebelum debut ketika Iron memutuskan untuk meninggalkan perusahaan, meskipun ia tetap aktif dalam grup DaeNamHyup yang juga diisi oleh rapper lain seperti RM dan Topp Dogg’s Kidoh.

Iron kemudian meraih popularitas setelah berpartisipasi dalam acara kompetisi rap, Show Me The Money 3, di mana ia berhasil meraih posisi kedua. Karya-karya musiknya juga meraih kesuksesan, dengan lagu-lagunya menduduki tangga lagu tinggi, termasuk "Malice" yang mencapai posisi kedua di chart musik Gaon. Kolaborasinya dengan Shin Jimin dari AOA, berjudul "Puss," berhasil menjadi nomor satu di chart yang sama.

Pada September 2016, Iron merilis album pertamanya berjudul Rock Bottom. Namun, kariernya mulai terganggu oleh masalah hukum ketika ia dijatuhi hukuman karena mengonsumsi narkoba dan mendapatkan hukuman penjara yang ditangguhkan.


Tahun yang sama, Iron terlibat dalam skandal kekerasan ketika mantan kekasihnya menuduhnya melakukan penyerangan. Tuduhan ini membuatnya terlibat dalam pertempuran hukum yang rumit, di mana dia juga mengungkapkan identitas mantan kekasihnya dan menuduhnya sebagai seorang masokis. Akhirnya, pada tahun 2018, Iron dijatuhi hukuman 8 bulan penjara yang ditangguhkan selama dua tahun dan diwajibkan menjalani 80 jam layanan masyarakat.

Pada tahun 2020, Iron kembali ditangkap, kali ini karena diduga menyerang teman sekamarnya yang berusia 18 tahun dengan menggunakan bat baseball. Namun, tidak ada hukuman yang dijatuhkan atas tuduhan tersebut, dan pada 21 Januari 2021, Iron ditemukan dalam keadaan berdarah di taman bunga kompleks apartemennya. Meskipun segera dilarikan ke rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Upacara pemakaman Iron digelar pada 28 Januari 2021, menandai akhir dari karier seorang musisi berbakat yang dikelilingi oleh masalah hukum dan kontroversi. Kisah hidupnya menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi oleh banyak artis muda di industri hiburan.

Berikut video yang diunggah mengenai perjalanan hidup Iron dan dampaknya di industri musik:

Kisah Iron bukan hanya tentang bakat dan kesuksesan, tetapi juga tentang peringatan akan dampak dari tekanan yang dihadapi oleh para artis, terutama mereka yang berada di bawah sorotan publik. Ini adalah kisah yang patut direnungkan oleh setiap penggemar dan pelaku industri hiburan.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!