Harga tiket konser BIGBANG yang tinggi memicu kemarahan penggemar dan seruan boikot.
- Rabu, 17 Juni 2026 - 18:13 WIB
WowKeren - BIGBANG sedang bersiap untuk menghentikan tur dunia mereka di Goyang pada tahun 2026, namun pengumuman mengenai harga tiketnya telah memicu kemarahan di kalangan netizen. Banyak penggemar yang mempertanyakan besarnya harga yang ditawarkan dan kesetiaan mereka terhadap grup yang telah lama ditunggu-tunggu.
Harga tiket untuk konser di Goyang menunjukkan angka yang cukup tinggi. Untuk kategori Standing VIP, tiket dijual seharga ₩275,000 KRW (sekitar $181 USD), sementara untuk kategori Floor R, harga tiketnya adalah ₩253,000 KRW (sekitar $166 USD). Kategori R dijual seharga ₩242,000 KRW (sekitar $159 USD), Floor S seharga ₩231,000 KRW (sekitar $152 USD), S seats seharga ₩198,000 KRW (sekitar $130 USD), dan A seats seharga ₩154,000 KRW (sekitar $101 USD). Meskipun harga tiket sudah cukup menguras kantong, yang menjadi sorotan utama adalah harga untuk kursi yang dapat diakses dengan kursi roda.
Kursi untuk penyandang disabilitas ini, yang masuk dalam kategori R, memiliki harga yang sama dengan tiket R lainnya, yaitu ₩242,000 KRW (sekitar $159 USD). Hal ini membuat banyak penggemar merasa harga tersebut sangat tidak pantas dan berlebihan, terutama bagi penggemar BIGBANG yang telah menunggu selama bertahun-tahun setelah masa hiatus grup tersebut.
Komentar-komentar dari penggemar di platform TheQoo pun mulai mengemuka. Banyak yang mengungkapkan kekecewaan mereka dengan harga tiket, seperti salah satu pengguna yang berkomentar, “Tidak ada yang seharusnya pergi, tolong, saya mohon.” Ada juga yang menambahkan, “Mereka tidak memiliki rasa kemanusiaan,” serta, “Mengapa harga kursi untuk penyandang disabilitas bisa semahal itu?” Beberapa lainnya bahkan mengungkapkan, “Wow, itu sangat mahal,” dan “Apa yang terjadi dengan harga kursi roda tersebut?”
Apakah kemarahan ini akan berdampak pada penjualan tiket masih perlu dilihat. Meskipun demikian, BIGBANG masih memiliki basis penggemar yang besar, dan permintaan untuk tiket konser kemungkinan akan tetap tinggi. Namun, diskusi mengenai harga tiket, khususnya untuk kursi aksesibilitas, sepertinya tidak akan mereda dalam waktu dekat.
(wk/timw)