Mark Lee menghadapi backlash besar setelah mengenakan kaos bertema kontroversial.
- Selasa, 23 Juni 2026 - 21:05 WIB
WowKeren - Mark Lee, anggota NCT, baru-baru ini menerima kritik hebat dari penggemar setelah mengunggah foto dirinya mengenakan kaos dengan bendera Konfederasi, yang dikenal sebagai simbol perbudakan dan supremasi kulit putih. Foto ini viral dan memicu kemarahan netizen, yang mempertanyakan pilihan pakaiannya dan makna di balik simbol tersebut.
Dalam unggahan yang menimbulkan banyak reaksi negatif ini, banyak penggemar yang merasa kecewa dan bertanya-tanya bagaimana Mark bisa mengenakan pakaian yang begitu kontroversial. Salah satu pengguna Twitter mengekspresikan kekesalan mereka dengan menulis, "WHAT. THE. ACTUAL FUCK IS WRONG WITH YOU MARK LEE??? WHAT IS THIS? EXPLAIN THIS TO ME HOLY SHIT????".
Reaksi dari netizen tidak terbendung, banyak di antara mereka yang menyatakan bahwa di Kanada, tempat Mark dibesarkan, sejarah dan makna di balik bendera tersebut diajarkan di sekolah. Seorang pengguna menambahkan, "Bagi mereka yang tidak tahu, kaos yang dipakai Mark memiliki bendera Konfederasi. Virginia adalah salah satu negara bagian penting dalam Konfederasi yang mempertahankan perbudakan dan berpisah dari Uni."
Namun, situasi ini semakin memanas ketika beberapa netizen menyoroti bahwa setelah Mark mendapatkan kebebasan dari industri K-Pop, ia menunjukkan sisi aslinya. Salah satu komentar berbunyi, "Ini bukan sebuah kesalahan, ini adalah pengakuan. Dia memang seperti ini selama ini, citra idolanya adalah kebohongan."
Mark Lee juga mendapatkan banyak pertanyaan tentang dari mana ia bisa membeli kaos tersebut, dengan salah satu pengguna mempertanyakan, "Di mana kau bahkan bisa membeli kaos dengan bendera Konfederasi?"
Menanggapi backlash tersebut, label Mark mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, reaksi netizen terhadap pernyataan tersebut tetap negatif. Beberapa berkomentar, "'Vintage wardrobe item' ????" dan menekankan bahwa meskipun mungkin pakaian tersebut adalah barang vintage, ini tidak mengubah makna situasi yang dihadapi Mark.
Label Mark mencoba menjelaskan bahwa pemilihan kaos tersebut tidak dimaksudkan untuk menyinggung, namun banyak penggemar merasa bahwa Mark, sebagai orang dewasa yang berpendidikan, seharusnya lebih peka terhadap konteks sejarah di balik simbol tersebut. Salah satu pengguna menyatakan, "Mark Lee adalah pria berpendidikan yang seharusnya tahu lebih baik dan memahami situasinya. Dia adalah CEO dari perusahaannya sendiri, tidak ada yang memaksanya untuk mengenakan ini."
Banyak penggemar juga menunjukkan bahwa Mark tidak membagikan pernyataan dari labelnya di akun Instagram pribadinya, yang memiliki jangkauan lebih luas, menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawabnya sebagai seorang publik figur. Salah satu komentar menyebutkan, "Dia bahkan tidak membagikan pernyataan dari Upper Room di Instagram pribadinya yang memiliki jangkauan lebih luas..."
Situasi ini menunjukkan dampak besar dari tindakan seorang idol K-Pop terhadap penggemar dan masyarakat. Mark Lee kini harus menghadapi konsekuensi dari pilihannya dan bagaimana hal ini akan mempengaruhi citranya ke depan.
(wk/timw)