"Tante Cerewet" adalah lagu yang dinyanyikan oleh Anggun dan menceritakan tentang seorang wanita muda yang memiliki bibi yang sangat cerewet dan selalu marah. Bibi ini selalu memarahi gadis tersebut jika ia pergi tanpa izin dan bahkan memukulnya. Teman-teman gadis itu pun merasa takut dengan bibi cerewet tersebut. Namun, di balik sikap cerewetnya, bibi ini ternyata sangat suka menyanyi, meski suaranya terdengar seperti kelinci. Suatu hari, gadis tersebut mendengar bibinya sedang latihan menyanyi dan langsung tertawa geli, membuat bibinya marah dan melempar sandal ke arahnya. Sejak saat itu, bibi cerewet tersebut berhenti menyanyi dan anehnya, sikap cerewetnya pun menghilang.
Tante Cerewet Lyrics
Anggun
Aku punya tante cerewet sekali
selalu marah tak berhenti
Kalau aku pergi tanpa permisi
tangan selalu melayang di pipi
Semua kawanku takut padanya
selalu kecutlah mukanya
Biar mendapat nama istimewa
tante cerewet itulah namanya
Tetapi tante suka benar menyanyi
suara terdengar kaya kelinci
Walaupun hari s'lalu merasa geli
tertawa kutahan takut didengar
Pada suatu hari aku mendengar
tante sedang menangis-nangis
Tetapi kiranya salah menduga
tante cerewet berlatih menyanyi
Mendengar suara tanteku menyanyi
tak tertahan aku tertawa geli
Dengan segera suaranya terhenti
melempar sandal keras sekali
Sejak saat itu tak pernah lagi
tanteku berlatih menyanyi
Tetapi anehnya yang satu ini
tanteku tidaklah cerewet lagi
selalu marah tak berhenti
Kalau aku pergi tanpa permisi
tangan selalu melayang di pipi
Semua kawanku takut padanya
selalu kecutlah mukanya
Biar mendapat nama istimewa
tante cerewet itulah namanya
Tetapi tante suka benar menyanyi
suara terdengar kaya kelinci
Walaupun hari s'lalu merasa geli
tertawa kutahan takut didengar
Pada suatu hari aku mendengar
tante sedang menangis-nangis
Tetapi kiranya salah menduga
tante cerewet berlatih menyanyi
Mendengar suara tanteku menyanyi
tak tertahan aku tertawa geli
Dengan segera suaranya terhenti
melempar sandal keras sekali
Sejak saat itu tak pernah lagi
tanteku berlatih menyanyi
Tetapi anehnya yang satu ini
tanteku tidaklah cerewet lagi