"Ketika Duka Menyeruak" adalah sebuah lagu yang diciptakan oleh Ebiet G. Ade. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merasa terhibur dan terinspirasi oleh gagasan dan kata-kata yang disampaikan oleh orang lain. Liriknya yang mendalam menggambarkan dampak positif dari kata-kata yang tulus dan penuh makna. Lagu ini menjadi pengingat bahwa dalam hidup kita tidak pernah sendirian, dan bahwa selalu ada orang yang siap menawarkan dukungan dan bimbingan ketika saat-saat sulit datang.
Ketika Duka Menyeruak Lyrics
Ebiet G. Ade
Ketika engkau datang menawarkan gagasan
kulihat di matamu tak ada yang kau sembunyikan
Aku mulai bertanya, "Di mana cakrawalamu?"
Langit seketika cerah tatkala engkau tersenyum
Kata-katamu mengalir, merambah nadi dan jiwa
ketika angin terhenti, memberi nafas di dada ho ho
Kata-katamu memberi sejuta warna dan makna
bagi kehidupanku, bagi perjalananku
di bumi fana dan di alam kekal
Ketika engkau pergi langit bumi pun menangis
Jejak pengembaraanmu terpatri dalam di dadaku
Kata-katamu mengalir, merambah nadi dan jiwa
ketika angin terhenti, memberi nafas di dada ho ho
Kata-katamu memberi sejuta warna dan makna
bagi kehidupanku, bagi perjalananku
di bumi fana dan di alam kekal
di bumi fana dan di alam kekal
kulihat di matamu tak ada yang kau sembunyikan
Aku mulai bertanya, "Di mana cakrawalamu?"
Langit seketika cerah tatkala engkau tersenyum
Kata-katamu mengalir, merambah nadi dan jiwa
ketika angin terhenti, memberi nafas di dada ho ho
Kata-katamu memberi sejuta warna dan makna
bagi kehidupanku, bagi perjalananku
di bumi fana dan di alam kekal
Ketika engkau pergi langit bumi pun menangis
Jejak pengembaraanmu terpatri dalam di dadaku
Kata-katamu mengalir, merambah nadi dan jiwa
ketika angin terhenti, memberi nafas di dada ho ho
Kata-katamu memberi sejuta warna dan makna
bagi kehidupanku, bagi perjalananku
di bumi fana dan di alam kekal
di bumi fana dan di alam kekal