"Kedamaian", lagu karya Gombloh yang sarat makna, menggemakan kerinduan mendalam akan kedamaian dalam dunia yang dilanda gejolak. Liriknya, yang puitis dan penuh metafora, mengekspresikan ketulusan hati yang mendambakan ketenangan dan keharmonisan. Ungkapan "berserak di mega putih" membangkitkan imaji angan-angan yang melayang tinggi, sementara "di leher merpati putih" melambangkan harapan yang dititipkan. Melalui ungkapan "tercecer berkas puisi" dan "terlampir tak bertanggal", Gombloh menyampaikan pesan tentang abadi dan universalnya pencarian akan kedamaian.
Kedamaian Lyrics
Gombloh
Berserak di mega putih
anganku menerawang
di leher merpati putih
harapan kutitipkan
berdebar rasa hatiku
bergetar rasa naduku
tersentuh rasa rinduku
padamu kedamaian
tercecer berkas puisi
terlampir tak bertanggal
tergugah iman hati ini
selubung fatamorgana
menangis di dalam hati
tersenyum di tengah sepi
biarkan aku cinta engkau
biarkan dan biarkan
terpandang mata telanjang
merah hitam silang menyilang
lembayung di awal senja
mengabur di benakku
memohon di hati ini
bersujud di hari nanti
biarkan aku cinta engkau
biarkan dan biarkan
biarkan dan biarkan
anganku menerawang
di leher merpati putih
harapan kutitipkan
berdebar rasa hatiku
bergetar rasa naduku
tersentuh rasa rinduku
padamu kedamaian
tercecer berkas puisi
terlampir tak bertanggal
tergugah iman hati ini
selubung fatamorgana
menangis di dalam hati
tersenyum di tengah sepi
biarkan aku cinta engkau
biarkan dan biarkan
terpandang mata telanjang
merah hitam silang menyilang
lembayung di awal senja
mengabur di benakku
memohon di hati ini
bersujud di hari nanti
biarkan aku cinta engkau
biarkan dan biarkan
biarkan dan biarkan