"Belum Menyerah", sebuah lagu ciptaan Jikustik, menarasikan kisah mengharukan tentang penantian yang tak kunjung berujung. Lagu ini menggambarkan perasaan seorang individu yang menanti kehadiran seseorang yang tak pernah muncul, meskipun telah berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan dunia dan dirinya sendiri bahwa ia belum menyerah. Dengan perpaduan melodi lembut dan lirik yang menggugah, "Belum Menyerah" menjadi anthem bagi mereka yang pernah tenggelam dalam kesedihan dan kehilangan harapan.
Belum Menyerah Lyrics
Jikustik
Menunggu di sudut malam
Setelah habis penghujan
Biasanya dia lewati
Jalan yang kupijak ini
Berkatalah langit malam
Pada sekumpulan bintang
Lihatlah dia di sana
Menunggu yang tak pernah ada
Seberapa lamakah sampai dia terluka
Kucoba yakinkan dunia
Belum menyerah untuknya
Ku menunggu sampai dia temukanku
Bila sampai waktu tiba
Ku akan berikan dia
Kuntum bunga yang tak pernah diminta
Semua kumbang pun berkata
Penantianmu sia-sia
Hentikanlah semuanya
Sebelum engkau terluka
Mungkin aku ditakdirkan
Sebagai pejuang penantian
Aku kan tetap menunggu
Sampai waktu membunuhku
Seberapa lamakah sampai dia pun tiba
Setelah habis penghujan
Biasanya dia lewati
Jalan yang kupijak ini
Berkatalah langit malam
Pada sekumpulan bintang
Lihatlah dia di sana
Menunggu yang tak pernah ada
Seberapa lamakah sampai dia terluka
Kucoba yakinkan dunia
Belum menyerah untuknya
Ku menunggu sampai dia temukanku
Bila sampai waktu tiba
Ku akan berikan dia
Kuntum bunga yang tak pernah diminta
Semua kumbang pun berkata
Penantianmu sia-sia
Hentikanlah semuanya
Sebelum engkau terluka
Mungkin aku ditakdirkan
Sebagai pejuang penantian
Aku kan tetap menunggu
Sampai waktu membunuhku
Seberapa lamakah sampai dia pun tiba