"Meskipun Terkadang Sayang" merupakan sebuah lagu sendu yang dinyanyikan oleh Muchsin Alatas. Lagu ini bercerita tentang perasaan kecewa dan penyesalan yang mendalam ketika seseorang melihat bunga yang dicintainya diambil oleh orang lain sebelum sempat mekar. Sang penulis lagu melukiskan kesedihan hatinya melalui metafora bunga yang tak sempat berkembang, menyimbolkan sebuah cinta yang tak berbalas. Lirik lagu yang menyayat hati ini menggemakan perasaan kehilangan dan penyesalan yang dialami oleh banyak orang.
Meskipun Terkadang Sayang Lyrics
Muchsin Alatas
Meskipun terkadang sayang... hati meradang...
Melihat bungaku ahai.. tak pernah kembang..
walau kusirami ia dengan kasih sayang...
baru berputik sudah disunting orang...
Sayang sayang seribu sayang... bungaku disunting orang.
ahai sebelum kembang.... 2x
Reff.
Sungguh kasihan bungaku... gugur sebelumnya kembang..
Disunting musafir lalu... tiada merasa sayang...
Kan kutanyakan siapa... karena bungaku tiada terjaga...
Siapa yang kan kusesalkan musyafir lalu tiada berkesan
ahai tiada berkesan
Back to Awal
Melihat bungaku ahai.. tak pernah kembang..
walau kusirami ia dengan kasih sayang...
baru berputik sudah disunting orang...
Sayang sayang seribu sayang... bungaku disunting orang.
ahai sebelum kembang.... 2x
Reff.
Sungguh kasihan bungaku... gugur sebelumnya kembang..
Disunting musafir lalu... tiada merasa sayang...
Kan kutanyakan siapa... karena bungaku tiada terjaga...
Siapa yang kan kusesalkan musyafir lalu tiada berkesan
ahai tiada berkesan
Back to Awal