"Gula-Gula", sebuah lagu dari grup band Naif, mengeksplorasi pergulatan antara keinginan dan batasan. Lagu ini mengisahkan seorang individu yang berusaha memilah antara rasa cinta dan bukan cinta, sembari melawan godaan yang dapat berujung pada konsekuensi yang tidak diinginkan. Lirik yang menyayat hati ini mencerminkan ketakutan akan potensi jatuh ke dalam hubungan yang bertentangan dengan nilai-nilai mereka, sambil merindukan seseorang yang dapat memahami hati mereka yang sebenarnya.
Gula-Gula Lyrics
Naif
Tak pernah aku meminta maka usah engkau memberi
Kau tahu hati adalah penglihatan paling sejati
Tolonglah jauhi aku ku tak pernah ingin terjatuh
Ke dalam sesuatu yang lebih baik kuanggap tabu
Gula-gula... Tak mudah untuk memilah rasa cinta dan bukan cinta
Sanggupkah kulawan semua nafsu yang kan menjadi karma
Tolonglah jauhi aku ku tak pernah ingin terjatuh
Ke dalam sesuatu yang lebih baik kuanggap tabu
Gula-gula... Tak pernah aku meminta maka usah engkau memberi
Kau tahu hati adalah penglihatan paling sejati
Tak mudah untuk memilah rasa cinta dan bukan cinta
Sanggupkah kulawan semua nafsu yang kan menjadi karma Gula-gula
Kau tahu hati adalah penglihatan paling sejati
Tolonglah jauhi aku ku tak pernah ingin terjatuh
Ke dalam sesuatu yang lebih baik kuanggap tabu
Gula-gula... Tak mudah untuk memilah rasa cinta dan bukan cinta
Sanggupkah kulawan semua nafsu yang kan menjadi karma
Tolonglah jauhi aku ku tak pernah ingin terjatuh
Ke dalam sesuatu yang lebih baik kuanggap tabu
Gula-gula... Tak pernah aku meminta maka usah engkau memberi
Kau tahu hati adalah penglihatan paling sejati
Tak mudah untuk memilah rasa cinta dan bukan cinta
Sanggupkah kulawan semua nafsu yang kan menjadi karma Gula-gula