Dalam lagu berjudul "Pucat Pedih Serang", NTRL secara puitis melukiskan perjuangan dan kesedihan yang mendalam. Bait pembuka menggambarkan upaya yang sia-sia untuk memperbaiki dunia yang rusak dan hancur, menggemakan perasaan terasing dan putus asa. Penggambaran yang menghantui tentang lolongan malam dan goresan belati yang dingin menyoroti penderitaan dan rasa sakit yang dialami oleh sang protagonis.
Pucat Pedih Serang Lyrics
NTRL
Inilah hari meracik racun
Tambal dan sulam tompongnya duniaku
Inilah kisah lolongan malam
Sabetan dingin goresan belati
Yang aku inginkan riak canda kolam
Pucat pedih serang
Taring taringmu cakar cakar manismu
Habis ku tebas salut kaum pendekar
Langkahku bebas ya kiri ya kanan
Cintaku matiku gantungi tali sambutlah aku
Sisi gelapmu tertawa riang berbagi hantu
Tambal dan sulam tompongnya duniaku
Inilah kisah lolongan malam
Sabetan dingin goresan belati
Yang aku inginkan riak canda kolam
Pucat pedih serang
Taring taringmu cakar cakar manismu
Habis ku tebas salut kaum pendekar
Langkahku bebas ya kiri ya kanan
Cintaku matiku gantungi tali sambutlah aku
Sisi gelapmu tertawa riang berbagi hantu