"Pelukis Malam", sebuah lagu yang dibawakan dengan penuh perasaan oleh Nugie, mengisahkan tentang seorang seniman yang terinspirasi oleh malam hari. Saat senja bertransformasi menjadi malam, seniman duduk terbuai, menyaksikan bulan yang perlahan muncul di ufuk barat. Cahaya bintang yang berkilauan dan angin malam yang panjang membangkitkan imajinasinya, mengundang dia untuk menciptakan mahakarya. Dengan tangan gemetar, dia meraih pena, siap untuk melukiskan keajaiban yang dihadiahkan oleh malam yang menawan.
Pelukis Malam Lyrics
Nugie
Rembulan senja
Pelan muncul di ufuk barat
Aku,duduk dan hanyut terbuai
Oh bintang,kejora
susul sang angin malam panjang
Aku,diam dan hirup dalam nafas
Dapatkah,aku.., melukis dikau...
Reff:Wahai,malam panjang..
Tuntunlah penaku
Wahai malam panjang..
Buailah diriku
Wo..wo..
Binatang,malam
Lirih mengisi sunyi damai
aku,berdiri dengan takjub
Oh langit,malam
Payungi gugusan bintang kecil
aku,terpejam mengucap do'a
dapatkah, aku, melukis dikau
Pelan muncul di ufuk barat
Aku,duduk dan hanyut terbuai
Oh bintang,kejora
susul sang angin malam panjang
Aku,diam dan hirup dalam nafas
Dapatkah,aku.., melukis dikau...
Reff:Wahai,malam panjang..
Tuntunlah penaku
Wahai malam panjang..
Buailah diriku
Wo..wo..
Binatang,malam
Lirih mengisi sunyi damai
aku,berdiri dengan takjub
Oh langit,malam
Payungi gugusan bintang kecil
aku,terpejam mengucap do'a
dapatkah, aku, melukis dikau