"Menganga", lagu memikat dari Pas Band, melukiskan gambaran yang mencekam tentang perangkap kegelapan dan keputusasaan. Kata-katanya membangkitkan rasa pengap dan terperangkap, dengan "Hening Menganga" yang menyelimuti jiwa dengan kerinduan yang tak terungkap. Vokalis menggambarkan "Gelap Memendar Merejam" yang menutupi pikiran mereka, memadamkan harapan dan mengaburkan penglihatan. Di tengah kesengsaraan ini, mereka mendambakan pembebasan, "Membuka Luka Menganga" yang akan membiarkan cahaya masuk dan memulihkan indra mereka yang tumpul.
Menganga Lyrics
Pas Band
Hening Menganga, Resah Dalam Desah
Lembab Kurasa Tidak Terseka
Gelap Memendar Merejam Dalam Resah
Pengap Terasa Dalam Melesak
Membuka Luka Menganga
Membuka Ruang Bertelinga
Membuka Kasat Bermata
Hadang Ku Disini, Angan Tak Berminyak
Lagi Seiring Redup Disini
Hanyir Berkeringat Desah Dalam Nafas
Terkunci Dalam Ruang Tak Berjendela
Tubuhku Terkulai Kosong Menatap
Langit Tak Bergerak Didalam Gelap
Mataku Membuta Telinga Merapat
Hidung Menyumbat Mulut Menganga
Membuka Luka Menganga
Membuka Ruang Bertelinga
Membuka Kasat Bermata
Lembab Kurasa Tidak Terseka
Gelap Memendar Merejam Dalam Resah
Pengap Terasa Dalam Melesak
Membuka Luka Menganga
Membuka Ruang Bertelinga
Membuka Kasat Bermata
Hadang Ku Disini, Angan Tak Berminyak
Lagi Seiring Redup Disini
Hanyir Berkeringat Desah Dalam Nafas
Terkunci Dalam Ruang Tak Berjendela
Tubuhku Terkulai Kosong Menatap
Langit Tak Bergerak Didalam Gelap
Mataku Membuta Telinga Merapat
Hidung Menyumbat Mulut Menganga
Membuka Luka Menganga
Membuka Ruang Bertelinga
Membuka Kasat Bermata