Dengan melodi khas dangdut yang mendayu-dayu, "Bencana" karya Rhoma Irama menjadi lagu yang merefleksikan keprihatinan akan kondisi dunia yang terus ditimpa musibah. Liriknya yang kuat dan menggugah mengkritik kesombongan manusia serta pengabaian nilai-nilai agama, yang berujung pada kehancuran dan ketidakamanan di muka bumi. Lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan kembali tindakan mereka dan mencari perlindungan dalam keimanan, sebagai satu-satunya penawar bagi segala bencana yang menimpa.
Bencana Lyrics
Rhoma Irama
Masih perlukah air mata
Untuk menangisi dunia
Yang selalu dilanda bencana
Macam-macam malapetaka
Gempa bumi banjir badai topan
Yang selalu membawa korban
Dan juga ganasnya peperangan
Yang menghantui kehidupan
Seakan-akan di dunia
Tiada lagi keamanan
Seakan-akan di dunia
Tiada lagi ketenteraman
Apakah ini akibat kesombongan manusia
Karena sudah merasa menundukkan semesta
Agama cuma di lisan tak lagi diamalkan
Keimanan pada Tuhan cuma berupa slogan
Untuk menangisi dunia
Yang selalu dilanda bencana
Macam-macam malapetaka
Gempa bumi banjir badai topan
Yang selalu membawa korban
Dan juga ganasnya peperangan
Yang menghantui kehidupan
Seakan-akan di dunia
Tiada lagi keamanan
Seakan-akan di dunia
Tiada lagi ketenteraman
Apakah ini akibat kesombongan manusia
Karena sudah merasa menundukkan semesta
Agama cuma di lisan tak lagi diamalkan
Keimanan pada Tuhan cuma berupa slogan