"Ketika Hati Mati" adalah sebuah lantunan lagu yang menyentuh dari penyanyi kenamaan Sahrul Gunawan. Lagu ini mengungkapkan gambaran yang mendalam tentang hati yang kehilangan arah dan makna hidup. Ketika hati mati, fungsi-fungsi dasar seperti berbicara, melihat, dan mendengar menjadi terhambat. Kebenaran tidak dapat diterima, dan nikmat Tuhan tidak lagi dihargai. Lagu ini merefleksikan perjalanan spiritual yang penuh gejolak, di mana pengakuan terhadap tuhan dan ajaran-ajarannya tidak sejalan dengan tindakan nyata.
Ketika Hati Mati Lyrics
Sahrul Gunawan
Ketika hati mati, mulut terkunci
Mata pun buta, telinga pun tuli
Tak satu kebenaran bisa diterima
Nikmat Tuhan yang mana harus didustai
Mengakui Allah tak menyembah-Nya
Mengakui Rasul tak mengikuti sunahnya
Mengakui Quran tak jadi pedoman
Mengakui akhirat tak mempersiapkan bekal untuk mati
Mengakui Allah tak menyembah-Nya
Mengakui Rasul tak mengikuti sunahnya
Mengakui Quran tak jadi pedoman
Mengakui akhirat tak mempersiapkan bekal untuk mati
Mengakui Allah tak menyembah-Nya
Mengakui Rasul tak mengikuti sunahnya
Mengakui Quran tak jadi pedoman
Mengakui akhirat tak mempersiapkan bekal untuk mati
Ketika hati mati, mulut terkunci
Mata pun buta, telinga pun tuli
Tak satu kebenaran bisa diterima
Nikmat Tuhan yang mana harus didustai
Mengakui Allah tak menyembah-Nya
Mengakui Rasul tak mengikuti sunahnya
Mengakui Quran tak jadi pedoman
Mengakui akhirat tak mempersiapkan bekal untuk mati
Mengakui Allah tak menyembah-Nya
Mengakui Rasul tak mengikuti sunahnya
Mengakui Quran tak jadi pedoman
Mengakui akhirat tak mempersiapkan bekal untuk mati
Mengakui Allah tak menyembah-Nya
Mengakui Rasul tak mengikuti sunahnya
Mengakui Quran tak jadi pedoman
Mengakui akhirat tak mempersiapkan bekal untuk mati
Ketika hati mati, mulut terkunci