"Simalakama" adalah sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Soimah. Lagu ini mengisahkan tentang seorang individu yang dihadapkan pada dilema yang sulit, di mana jika mengikuti satu pilihan, ia akan merugikan pihak lain, dan jika memilih pilihan yang berbeda, ia akan merugikan dirinya sendiri. Lirik lagu ini mengilustrasikan rasa bingung dan putus asa yang dialami individu tersebut dalam menghadapi keputusan yang sulit.
Simalakama Lyrics
Soimah
Dituruti…
Aku mati emak
tak dituruti
Aku mati bapak
Begitulah…
Nasib cintaku
Bagaikan buah…
Simalakama
Begitulah nasib diriku
Yang kini sedang menimpa
menimpa padaku
Ayah ibuku…
Punya kemauan
Ku dijodohkan…
Tanpa perundingan
Orangnya cantik katanya
Katanya bahenol
Dia punya badan
Anak sodagar….aa aa
Intan berlian
Aku bingung memikirkan
Terus terang kukatakan
Kusudah punya gandengan
Begitulah…
Nasib cintaku
Bagaikan buah…
Simalakama
Begitulah nasib diriku
Yang kini sedang menimpa
menimpa padaku
Reff :
Ingin rasanya aku lari
Bersama kasihku kasihku
Tapi kutakut ini pasti
Takkan direstui restui
Aku bingung harus bagaimana
Aku bingung pilih yang mana
pilih yang mana
Aku mati emak
tak dituruti
Aku mati bapak
Begitulah…
Nasib cintaku
Bagaikan buah…
Simalakama
Begitulah nasib diriku
Yang kini sedang menimpa
menimpa padaku
Ayah ibuku…
Punya kemauan
Ku dijodohkan…
Tanpa perundingan
Orangnya cantik katanya
Katanya bahenol
Dia punya badan
Anak sodagar….aa aa
Intan berlian
Aku bingung memikirkan
Terus terang kukatakan
Kusudah punya gandengan
Begitulah…
Nasib cintaku
Bagaikan buah…
Simalakama
Begitulah nasib diriku
Yang kini sedang menimpa
menimpa padaku
Reff :
Ingin rasanya aku lari
Bersama kasihku kasihku
Tapi kutakut ini pasti
Takkan direstui restui
Aku bingung harus bagaimana
Aku bingung pilih yang mana
pilih yang mana